PP BAHRUL MAGHFIROH CETAK SANTRI JADI PENGUSAHA

SIARINDOMEDIA.COM – Berbeda dengan misi pesantren pada umumnya, PP Bahrul Maghfiroh, Merjosari, Kota Malang ingin santrinya lebih mandiri. Saat lulus dari pesantren, mereka punya jiwa mandiri, bisa langsung bekerja dan bahkan jadi pengusaha.

Karena itu, di pesantren yang diasuh Prof KH M. Bisri itu, para santri dibekali berbagai usaha. Mulai budidaya ikan koi, anggrek, peternakan kambing, budidaya jamur, keju, pertashop, minimarket dan terbaru warung makan.

”Kan tidak semua santri harus jadi kiai, jadi ustad, perlu pula ada yang sukses menjadi pengusaha,”terang Prof M. Bisri, Kamis (4/7/2024).

Dia menambahkan, PP Bahrul Mahfiroh punya konsep sebagai pesantren entrepreneur. Ini karena  di Indonesia masih ada 3 persen entrepreneur. Padahal idealnya, menurut Ciputra, untuk sebuah negara maju ada 10 persen pengusaha atau entrepreneur. Dan Bahrul Maghfiroh sedang berupaya dengan membuat unit-unit usaha itu.

”Ini dalam rangka, santri sambil belajar ilmu agama juga belajar jadi pengusaha,” imbuh dia.

Dan terkait dengan pendirian warung sekelas resto, karena ada banyak wali santri dan masyarakat yang berkunjung ke pondok. Selama ini mereka agak sulit kalau harus mencari makanan. Karena itu pesantren menyediakan warung dengan konsep modern prasmanan.

”Dan tentu harga ala mahasiswa,” ungkap mantan Rektor Universitas Brawijaya ini.

Sementara itu ditambahkan, terkait usaha ikan koi, dia menyebut jika budidaya koi di pondok itu termasuk terbesar di Malang. Karena ada berbagai jenis koi yang dipelihara. Dan harganya tergolong sangat mahal. Per ekor bisa Rp 1 juta- Rp 2 juta.

”Dan di sini juga ada fasilitas klinik ikan koi,” ungkapnya. (ABM)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *