PERLUAS JARINGAN, FESTIVAL KAJOETANGAN BANTU DONGKRAK UMKM

SIARINDOMEDIA.COM – Owner Griyo Kopi-Cokelat De Kajoetangan, H. Cholis Idham, SH., memberi testimoni dan pandangannya mengenai dampak positif Festival Kajoetangan 2024 di Bundaran Tugu Kota Malang, Sabtu (22/6/2024) terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Saat dijumpai di kedainya, yang berlokasi di Jl. Jend. Basuki Rachmat Gg. VI No.962, Kauman, Klojen, Kota Malang, Cholis menyebutkan festival tersebut telah berhasil membantu meningkatkan omzet UMKM lokal.

Cholis menyambut kedatangan Siarindo Media dengan ramah di kedai yang berada di tengah-tengah kampung Kayutangan tersebut.

Selain itu, dirinya juga berbagi cerita mengenai bagaimana Festival Kajoetangan telah membawa dampak positif bagi para pelaku usaha di kawasan tersebut.

“Menurut saya bagus. Event itu sangat bermanfaat untuk UKM ini sehingga bisa tampil dengan usaha-usaha produknya ke masyarakat luas,” ucap Cholis, Minggu (23/6/2024).

“Supaya masyarakat Malang ini tau bahwa di Kayutangan UMKM-nya itu banyak,” imbuhnya.

Pria asli Malang tersebut menambahkan, Festival Kajoetangan ini merupakan kali pertama Griyo Kopi-Cokelat De Kajoetangan terlibat dalam event tahunan warga Kayutangan tersebut.

Alasannya, karena Griyo Kopi-Cokelat De Kajoetangan baru dilaunching pada Rabu (12/6/2024).

“Kebetulan tahun ini kita peresmian 12 Juni kemarin. Ternyata ada informasi event dari Kayutangan 2024 itu tanggal 22. Jadi saya langsung daftar ke Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kayutangan,” urai Cholis.

“Kebetulan waktu itu kok pas kita ada satu stand yang kosong, Alhamdulillah kita bisa memulai partisipasi,” sambungnya.

Cholis juga menyoroti peran festival dalam membangun jaringan antar pelaku UMKM. Menurutnya, acara seperti ini tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga membuka peluang kerjasama antar pengusaha kecil.

Cholis, pemilik Griyo Kopi Cokelat Kajoetangan
DIDUKUNG POKDARWIS. Owner Griyo Kopi-Cokelat De Kajoetangan, H. Cholis Idham, SH. Foto: Izzuddin

Cholis berharap festival seperti ini bisa terus berlanjut dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Dia meyakini festival ini bisa menjadi salah satu cara efektif untuk menggerakkan roda ekonomi lokal dan memperkenalkan produk-produk UMKM ke pasar yang lebih luas.

“Saya berharap ke depannya dampaknya lebih luas lagi pada minat wisata. Supaya ada daya tarik, ada magnet untuk bisa berkunjung ke Kayutangan,” pungkasnya.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *