SIARINDOMEDIA.COM – Sungai-sungai di Alaska yang tiba-tiba berubah warna menjadi oranye telah mengejutkan para ilmuwan. Meskipun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan, ada beberapa teori yang dapat menjelaskan fenomena mencemaskan ini.
1. Mencairnya Lapisan Es
Para ilmuwan yakin bahwa mencairnya lapisan es dapat memainkan peran penting. Ketika lapisan es mencair, ia melepaskan semua mineral yang tersimpan di dalamnya.
Mineral ini mungkin mengandung bijih logam, seperti besi. Ketika terkena air dan oksigen, bijih logam ini dapat menyebabkan warna oranye pada air sungai.
2. Konsentrasi Zat Besi Tinggi
Penelitian dari National Park Service, US Geological Survey, University of California, Davis, dan rekan-rekannya menemukan aliran sungai di lokasi terpencil Alaska yang berubah warna menjadi oranye memiliki konsentrasi zat besi yang lebih tinggi.
Selain itu, air di sungai ini memiliki tingkat pH yang sangat rendah (sekitar 2,3), yang menunjukkan tingkat keasaman yang lebih tinggi daripada biasanya. Zat besi ini kemungkinan besar berkontribusi besar terhadap perubahan warna.
Aliran sungai berwarna oranye juga memiliki oksigen terlarut yang lebih sedikit dan air yang lebih asam. Kondisi ini mempengaruhi ekosistem secara keseluruhan dan dapat berdampak buruk pada air minum dan daerah aliran sungai Arktik.

3. Perubahan Iklim
Para ilmuwan khawatir bahwa masalah ini akan terus berlanjut karena perubahan iklim menyebabkan pencairan lapisan es.
Oleh karena itu, upaya lebih lanjut diperlukan untuk memahami masalah ini dalam skala yang lebih luas dan menilai apakah sungai-sungai tersebut dapat dipulihkan dari kontaminasi.
Warna oranye yang terlihat dari luar angkasa menunjukkan betapa seriusnya masalah ini.














