SIARINDOMEDIA.COM – Event Charity Game Laga Para Legenda yang mempertemukan Malang Legends dengan Surabaya Legends, sukses digelar di Stadion Gajayana Malang, Minggu (19/5/2024).
Salah satu legenda sepak bola Indonesia dan Persebaya, Bejo Sugiantoro, menyampaikan harapannya agar event ini bisa menjadi agenda rutin tahunan.
“Event ini harus diagendakan karena sangat positif sekali untuk perkembangan sepak bola Surabaya dan Malang yang ada rivalitasnya,” ucap pria berusia 47 tahun tersebut pada Siarindo Media.
“Kalau di Persebaya ada kasus Nurkiman. Di Malang juga ada kasus Kanjuruhan. Dan notabenenya itu rivalitas,” sambungnya.
Lebih lanjut, Head Coach Serpong City FC ini juga berpesan pada para pemain muda agar bisa profesional baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan.
“Kalau pemain muda masa depan ya rivalitas tetap. Tapi harus fair di dalam lapangan. Begitu juga elemen supporter Surabaya, Bonek dan Aremania sama-samalah,” ucap ayah Rachmat Irianto tersebut.
“Gimana caranya rivalitas 90 menit setelah pertandingan dia bisa menerima apapun hasil di suatu pertandingan di kandang, di luar kandang dengan jiwa besar,” sambungnya.

Dalam laga amal para legenda ini, Bejo masih menjadi benteng pertahanan Surabaya Legends bersama Mat Halil.
Sayangnya, Bejo dkk harus mengakui keunggulan tuan rumah Malang Legends dengan skor tipis 1-0.
Lebih jauh lagi, Bejo berharap, dengan adanya pertandingan para legenda sepak bola Malang dan Surabaya ini semakin menebarkan semangat perdamaian dan persatuan.
“Jangan menghilangkan nyawa. Jangan ada lagi nyawa yang menghilang dengan sepak bola,” pungkasnya.













