SOSIALISASIKAN MA’HAD AL-QALAM
Pertemuan ini juga menyosialisasikan Profil Ma’had Al-Qalam MAN 2 Kota Malang. Ketua Ma’had Al Qalam H. Taufiq WAS, Lc, MA menyampaikan tentang Visi Ma’had Al secara filosofis dan nilai-nilai dasar yang selama ini dilakukan sebagai bagian dari Madrasah.
“Mewujudkan Ma’had Al Qalam sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi ‘alim, ‘abid, dan hanif. Karena dengan ‘Alim diharapkan peserta didik memiliki kompetensi keilmuan yang tinggi terutama di bidang ilmu agama. Kemudian ‘Abid diharapkan memiliki kompetensi keilmuan dan bertanggung jawab untuk mengamalkannya, serta Hanif diharapkan siswa melakukannya secara istiqamah,” jelas HA.Taufiq yang merupakan lulusan S1 Al Azhar Kairo Mesir.
Sosialisasi dilanjutkan dengan paparan program kerja dan progres pembangunan madrasah. Hal ini disampaikan Ketua Komite Madrasah Prof. Dr. H. Agus Maimun, M. Pd. Dijelaskan juga paparan terkait pendanaan dalam rangka supporting program unggulan madrasah oleh Bendahara Komite, dr. H. Nur Kholis Qomari.
Ketua Komite, Prof. Agus Maimun, M. Pd menyampaikan program komite untuk mendukung semua program unggulan MAN 2 Kota Malang yang sudah direncanakan setiap tahunnya dan pembangunan fisik yang modern dan kekinian untuk mendukung program inovasi pembelajaran dan prestasi madrasah selama ini.
“Untuk mendukung program unggulan selama ini dan menunjang prestasi peserta didik di bidang akademik dan non akademik serta membangun sarana prasarana yang modern dan kekinian dibutuhkan peran dari seluruh wali murid peserta didik demi kelancaran inovasi pembelajaran dalam mendukung prestasi peserta didik madrasah yang selama ini telah diraih dengan sangat mengembirakan secara nasional maupun internasional, termasuk studi lanjut di semua perguruan tinggi di Indonesia dan bahkan beasiswa perguruan tinggi di luar negeri,” ujar H. Agus Maimun, Guru Besar di UIN Maulana Malik Ibrahim.
Selaku Bendahara Komite, dr. Nur Kholis menyampaikan rincian kebutuhan anggaran dalam mendukung program kerja dan program unggulan madrasah selama setahun ke depan yang sudah direncanakan oleh madrasah bersama komite setiap tahunnya.
“Sebagai Komite selama ini kami sudah mengawal setiap kebutuhan pendanaan program kerja madrasah. Selama ini komite juga membantu kebijakan pendidikan berkaitan dengan kebutuhan dalam menunjang pembelajaran, prestasi dan sarana pembelajaran pendidikan lainnya,” jelas dokter Nurkholis yang juga menjadi Dokter Madrasah. (*)












