SIARINDOMEDIA.COM – Derbi Jatim antara Arema Malang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dipastikan bakal digelar tanpa penonton. Laga dua tim dilangsungkan tanpa kehadiran suporter fanatik masing-masing karena untuk menghindari potensi terjadinya Kanjuruhan Jilid II.
Keputusan laga tanpa penonton Arema vs Persebaya berdasar surat Kepolian Resor Gianyar.
“Untuk menjaga Sitkamtibmas yang kondusif saat pertandingan Liga 1 Kompetisi Tahun 2023/2024 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, sesuai hasil audensi dengan Panpel tuan rumah (Arema), sudah disepakati tanpa penonton,” demikian surat yang ditanda tangani Kepolisian Resor Gianyar, Polda Bali.
“Mengingat antara kedua tim mempunyai track record yang sering terjadi keributan, tidak menutup kemungkinan adanya suporter kedua tim akan hadir di Stadion Dipta Gianyar,” lanjut surat tersebut.
Kepolisian Gianyar juga langsung memberikan hasil rapat soal pertandingan tanpa suporter antara Arema FC vs Persebaya, kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Meski sudah diputuskan tanpa penonton, pihak keamanan akan tetap melakukan pengamanan ketat di sekitar stadion. Hal ini untuk mengantisipasi suporter fanatik dari kedua tim yang memaksakan diri datang ke stadion.
Keputusan Kepolisian Gianyar ini bisa dimaklumi. Menjadi tuan rumah laga sengit Arema vs Persebaya selalu memerlukan kerja ekstra keras. Bahkan pada 1 Oktober 2022 lalu, duel kedua tim di Stadion Kanjuruhan berakhir pilu. 135 orang tewas dan 583 cedera akibat panik dan terjadi penumpukkan penonton setelah polisi menembakkan gas air mata ke tribun selatan.
Tragedi ini menjadi bencana paling mematikan dalam sejarah sepak bola di Indonesia dan nomor dua di dunia dalam skala jumlah korban yang tewas. (*)












