SIARINDOMEDIA.COM – Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Kota Malang turut serta dalam kegiatan penjaringan anggota Paskibraka Kota Malang di gedung Malang Creative Center (MCC), Selasa (5/3/2024).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mencari siswa-siswi berprestasi yang akan menjadi bagian dari Paskibraka Kota Malang.
Hafid Dwi Permana, salah satu panitia inti dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Malang menuturkan, bahwa seleksi ini sudah dimulai sejak tanggal 1 Maret 2024 di gedung Pertamina SMKN 2 Kota Malang.
“Kita memulai seleksi itu mulai tanggal 1,2,3 dan 5 Maret, Mas,” ujar Hafid pada Siarindo Media saat dijumpai di sela-sela agenda.
“Di tanggal 1 kita melaksanakan seleksi di SMKN 2 tepatnya di gedung Pertamina,” sambungnya.

Alumni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut menambahkan, pada hari pertama tes, para peserta melalui dua tahap tes, yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK) dan tes intelegensi umum (IU).
Pada tes hari pertama, para peserta harus mampu melewati dua tahap itu untuk melaju ke tes hari kedua yaitu kesehatan dan parade yang digelar di Stadion Gajayana.
Sementara tes hari ketiga yang juga dilaksanakan di stadion Gajayana, meliputi Peraturan Baris-berbaris (PBB), jasmani dan kesemaptaan.
Dan pada hari keempat, yang mana puncak penjaringan yang digelar di MCC, para calon anggota Paskibraka Kota Malang harus melalui tes wawancara komitmen dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang.
Dari ratusan peserta tersebut, kata Hafid, nantinya akan diambil sebanyak 79 siswa-siswi.
“Untuk yang diambil kita, standarnya Kota Malang kita ada 79 siswa-siswi di Kota Malang,” urai Hafid.
“Dengan kriteria 44 putra dan 35 putri,” imbuhnya.

Lebih jauh lagi, salah satu pejabat Bakesbangpol Kota Malang, I Gusti Ngurah Gede berpesan agar ke depannya para calon anggota Paskibraka Kota Malang tidak hanya menjadi pengibar bendera saja, melainkan menjadi pemimpin negara yang baik.
“Untuk ke depannya mungkin biar Kota Malang mempunyai calon-calon Paskibraka yang lebih bagus,” kata pejabat yang berposisi di Sub Bidang Wawasan Kebangsaan tersebut.
“Dalam artian, dia tidak hanya mengibarkan bendera saja. Dia juga menjadi pemimpin bangsa,” tutupnya.













