ASOSIASI TEOLOG INDONESIA BERIKAN BEASISWA KEPADA 15 CENDEKIAWAN MUSLIM

SIARINDOMEDIA.COM – Asosiasi Teolog Indonesia (ATI) memberikan beasiswa kepada mahasiswa untuk belajar bersama terkait perspektif kekristenan dari ilmuwan Kristen. Beasiswa ini diberikan kepada para cendekiawan muslim, dengan nama program beasiswa Cristianity Study for Muslim Scholars (CSMS) diharapkan mampu mengembangkan wadah intelektual teolog di Indonesia.

ATI yang mulai berdiri sejak tanggal 23 Juni 2010 membangkitkan kembali para intelektual (teolog) Protestan di dalam merespon isu-isu publik seperti isu di bidang sosial, ekonomi, dan politik.

Selain kurangnya keterlibatan teolog karena tidak adanya wadah profesional, minimnya publikasi baik jurnal maupun buku juga mejadi salah satu kendala bagi perkembangan ilmu teologi di Indonesia.

Dengan adanya ATI menjadi sebuah harapan perkembangan ilmu teologi terutama di Indonesia. Ditambah dengan adanya beasiswa CSMS menjadi salah satu jembatan perkembangan ilmu tersebut.

Program ini ada karena sebelumnya telah tersedia wadah bagi orang-orang Kristen untuk belajar tentang studi Islam seperti live-in di pesantren.

Pemateri dari program ATI ini juga luar biasa seperti Agustina R. Samosir, D.Th. dari STT Satyabhakti, Pdt. Jefri Hina Remi Katu, M.Th. dari STT Ekklesia Jakarta, Kartika Diredja, M.Th dari STFT Jakarta dan masih banyak lagi pemateri lain yang luar biasa.

Kegiatan pengenalan materi Kristen kepada penerima beasiswa
RESPON ISU-ISU PUBLIK. Kegiatan pengenalan materi Kristen kepada peraih beasiswa Cristianity Study for Muslim Scholars. Foto: Ayu Setia Ningsih

Beasiswa CSMS sudah terlaksana sebanyak enam kali yaitu pada tahun 2012, 2013, 2015, 2017, 2020 dan terbaru bulan Februari tahun 2024. Kegiatan terbaru ini ATI bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Teologi Satyabhakti Malang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama lima hari tepatnya pada tanggal satu hingga lima Februari 2024. Peserta ATI ke-enam ini berjumlah 15 orang yang berasal dari berbagai kampus seperti UIN Alauddin Makassar, UIN Surabaya, UIN Malang, UIN Yogya, UIN Pekalongan, UIN Bandung, dan UPI.

“Senang dapat meningkatkan pemahaman dan keilmuan di teologi khususnya di bidang agama Kristen, sehingga bisa menipis stigma negatif tentang agama Kristen dan mengupayakan kedamaian lintas agama,” ungkap Edvin, salah satu peserta ATI.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *