SIARINDOMEDIA.COMĀ – Pesantren Wirausaha Kalasuba (Pusaka) Indonesia tanamkan karakter leadership lewat pelatihan kepemimpinan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Coban Kethak, Ds. Slatri, Kec. Kasembon, Kab. Malang pada Senin-Selasa (5-6/2/2024).
Agenda ini bertujuan untuk menanamkan karakter leadership pada para santri, memberikan keterampilan kepemimpinan yang kuat serta mempersiapkan mereka menjadi pemimpin yang berkualitas di masa depan.
Pelatihan leadership ini diisi langsung oleh Founder Pusaka Indonesia, H. Heri Cahyono dan Dwi beserta tim dari Lembah Hijrah.
Manager pendidikan Pusaka Indonesia, Muhammad Makhmury mengatakan, materi dasar ledership yang disampaikan dalam agenda ini dimaksudkan untuk membentuk karakter leader santri Pusaka Indonesia.
“Dengan adanya pemaparan materi dan pelatihan ledership ini, diharapkan dapat bermanfaat setidaknya membentuk kepemimpinan yang baik,” ujar Makhmury pada reporter Siarindo Media lewat sambungan WhatsApp, Rabu (7/2/2024).
āSelain itu memudahkan menjalani kehidupan, memudahkan mencapai target dan cita-cita serta memudahkan memimpin orang lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut agenda yang dimulai pada hari Senin (5/2/2024) siang tersebut diawali dengan pemaparan materi ledearship dari Heri Cahyono.
Kemudian agenda berlanjut dengan pemberangkatan menuju Coban Kethak. Saat di Coban Ketak, santri yang berjumlah 10 tersebut dipandu oleh para pembimbing yang berpengalaman dalam bidang kepemimpinan dan pendidikan.
Para pelatih tersebut memberikan materi-materi yang inspiratif dan interaktif, serta menyelenggarakan berbagai simulasi dan permainan peran untuk mengaktifkan partisipasi dan keterlibatan para peserta.
Selain itu, dlam pelatihan tersebut, para santri juga diajarkan berbagai konsep dasar kepemimpinan, mulai dari komunikasi efektif, pengambilan keputusan, manajemen waktu, hingga pemecahan masalah melalui game-game yang disuguhkan.

Melalui program ini, Makhmury berharap para santri dapat menjadi subjek dan menjadikan semua kegiatan pesantren sebagai target mereka.
“Upaya membentuk jiwa leadership santri Pusaka Indonesia tidak hanya dilakukan melalui teori dan LDK saja, tetapi juga dilakukan dengan rangkain pembelajaran dan penilaian perubahan perilaku yang dilakukan setiap hari,” ujar eks Direktur UKM LKP2M UIN Malang tersebut.
“Harapannya, setelah pelaksanaan kegiatan ini juga tidak hanya output rangkaian kegiatannya saja, tetapi outcome yang didapatkan tentang leadership bagi para santri,” tutupnya.












