SIARINDOMEDIA.COM – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang Muhammad Hanif Fahmi, S.T., M.T memberikan edukasi kepada pelajar di Kota Malang melalui Student Talk di STAI Ma’had Aly (STAIMA) Al-Hikam Malang, Sabtu kemarin. Menurutnya, demokrasi merupakan hal yang penting dalam suatu negara.
“Mengapa demokrasi, kalau kita kita search Abraham Lincoln. Demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Kenapa dari rakyat karena calonnya dari rakyat, yang memilih rakyat, dan nanti untuk rakyat,” jelasnya
Hanif menjelaskan ada tiga unsur dalam demokrasi yang disebutkan tadi dan itu harus ada dalam demokrasi. Rakyat memiliki peran penting dalam demokrasi. Abraham lincoln adalah seorang politisi dari Amerika Serikat menyatakan bahwa “sebagaimana saya tidak ingin menjadi budak, saya juga tidak ingin menjadi tuan. Inilah ekspresi ide saya mengenai demokrasi.”
Di masa demokrasi sudah tidak ada lagi perbudakan. Kenapa kemudian banyak demo karena masih ada perbudakan.
Masa demokrasi ini jika dihubungkan dengan pemilu, demokrasi itu ada beberapa nilai. Nilai itu sesuatu prinsip yang jadikan pedoman. Dalam demokrasi ada beberapa nilai yang disepakati.
“Demokrasi itu menyelesaikan perselisihan dengan damai dan terlembaga, kenapa ada demokrasi? Tujuan kita sepakat bahwa kalau negara demokratis itu dalam proses penyelesaian penyelisihan bisa secara damai dan terlembaga,” jelas Hanif.

Sebagai contohnya adalah ketika masa pemilihan presiden atau kepala daerah ada lembaga yang mendaftar melalui KPU. Hal ini bertujuan untuk menjamin terselenggaranya perubahan secara damai.
Di samping itu, KPU menyelenggarakan pergantian pimpinan secara teratur. Seperti pemilu yang akan terjadi pada tanggal 14 Februari 2024 merupakan salah satu mekanisme pergantian kepemimpinan secara damai dan teratur.
“Pemilu terbagi menjadi beberapa elemen seperti regulasi, pemilih, penyelenggara, peserta, ” pungkasnya.













