SIARINDOMEDIA.COM – Imam Masud dan Muhammad Rosyid ini terbilang bukan santri biasa. Meski jebolan pesantren, naluri bisnisnya di atas kebanyakan para santri. Dua alumni PP Al Ihsan Pakisaji ini telah memiliki usaha skala nasional: pembuatan cold storage, air blast freezer dan sejenisnya. Seperti apa perjuangannya?
Di bawah bendera CV Mitra Mas Teknik, Imam Masud dan Rosyid mengepakkan sayap bisnis yang dibangun dari nol. Bahkan sejak 2004, keduanya masih door to door memberikan pelayanan servis AC. Dengan telaten, mereka naik motor butut dengan membawa obrok (semacam wadah barang di belakang motor) untuk mencari pelanggan. Tidak jarang, hujan badai pun ditembus ketika ada customer yang sedang butuh pelayanan servis AC. Mulai AC di rumah tangga, restoran, maupun perhotelan.
Kerja kerasnya tak mengkhianati hasil. Keahliannya membenahi AC dan peralatan elektronik lain, semakin banyak dikenal orang. Pelanggan terus bertambah. Tidak saja yang tinggal di Malang, tapi juga luar kota dan luar provinsi.
”Bahkan saya sekarang lebih banyak dikenal di luar Malang,” ungkap Masud bangga ditemui di industrinya di Genengan, Pakisaji, Kabupaten Malang.
Jam terbang sebagai bengkel AC pun semakin matang. Sehingga sejumlah peralatan elektronik dia pahami betul cara pembenahan. Mulai dari servis, hingga mulai berani membuat sendiri mesinnya. Satu persatu alat dia pelajari.
Bermodal bakat plus kemauan kerasnya untuk belajar, dia tak Lelah mengikuti berbagai program pelatihan teknologi mesin. Di mana ada pelatihan dia berusaha untuk ikut. Dari situlah, akhirnya dia menemukan jalannya.
Sembari terus melayani servis AC, dia mulai membuat cold storage sendiri. Hasilnya dia tawarkan ke berbagai usaha kuliner, restoran, juga ke rumah sakit dan pergudangan, maupun frozen food. Tidak semua bisa langsung tembus atau laku. Tapi masih butuh proses lagi.
Pada suatu saat, Masud diminta membenahi AC di rumah owner Mi Gacoan di Malang. Ternyata, owner Mi Gacoan itu memberi apresiasi atas kinerjanya yang bagus. Lalu dia menawari produk cold storage ke bos Mi Gacoan.
Saat tender, CV Mitra Mas Teknik kalah dengan produsen dari Surabaya. Mungkin rezekinya masih tertunda. Dan ternyata tak berlangsung lama, dia dikabari kalau produksi cold storage-nya dibeli Mi Gacoan. Sebab produksi dari Surabaya jauh dari harapan. Tidak bisa bertahan lama.

Sejak itulah, cold storage milik Imam Masud ini dipakai Mi Gacoan seluruh Indonesia.
”Sebentar lagi kami mengerjakan pengadaan cold storage Mi Gacoan yang di Kalimantan,” tandas dia.
Cold storage bikinan 2 santri dari Kabupaten Malang yang dipakai Mi Gacoan di seluruh Indonesia. pic.twitter.com/VJWX3GIm08
— Siarindo Media (@SiarIndoMedia) January 20, 2024
Sukses produksi cold storage, usahanya kian berkembang dengan membuat water chiller dan humadity fier. Semua produknya sudah terpakai di banyak restoran, rumah sakit, pergudangan,  maupun frozen food dan perbankan.(ABM)













