SIARINDOMEDIA.COM – Akied Lahnuddin Abbas adalah Direktur PT Jawakarta Properti. Dia lahir di Lumajang dan sekarang menetap di Malang. Cita-cita awal sebelum lulus kuliah memang sudah bertekad menjadi pebisnis. Namun, proses dan pengalaman yang harus dilaluinya sangat panjang.
“Setelah lulus saya ingin jadi pebisnis. Segala disiplin bisnis sudah saya coba. Pertama kali saya di rental mobil terus waktu kuliah saya jualan es, jualan buku, terus mengurusi projek2 pemerintahan, travel agent, jadi event organizer tour wisata, saya pernah nyoba di konstruksi membangun gor, membangun taman, jalan dan sampailah saya di PT Jawakarta ini,” ujar Akied, panggilan akrabnya.
Selain di PT. Jawakarta, Akied sekarang masih menjalankan beberapa bisnis tour travel, properti, dan budidaya ikan koi. Menurutnya, bisnis itu bagi orang yang suka dan merasa itu dunianya, sebetulnya tidak ada yang sulit karena membangun perusaahaan semuanya berhubungan dengan proses. Ketika proses itu kita jalankan dengan strategi yang benar insyaallah semua bisnis bisa berjalan.
“Kalau bisnis itu pasti ya ada resiko naik turun fluktuatif ya itu memang resikonya orang bisnis sih. Tapi saya yakin semua pebisnis pernah mengalami dan itu hal yang wajar. Kalo dibilang sulit itu akan sulit, kalau dianggap sebuah proses yang harus dilalui ya terus saja,” imbuhnya
Bahkan Akied sendiri pernah mengalami tidak punya aset, di kantong hanya tersisa 20 ribu karena bisnis yang dijalaninya sedang drop. Namun dia tetap berusaha karena memang itu pilihan yang diambilnya, berbeda dengan karyawan diperusahaan yang punya gaji tetap. Itu memang pilihan, pengalaman pahit pasti ada.
“Saya kuliah sudah belajar bisnis, itu mungkin saya mulai di 2005 atau 2006. Awalnya dulu saya belajar sendiri, kalau mungkin orang ingin bertahan lama bisnisnya kuncinya di kolaborasi. Kalau mentor, kebanyakan dari partner kerja yang sudah lebih matang. Harus tekun, yakin pilihan kita tepat dan mampu,” tandas Akied.














