SIARINDOMEDIA.COM – Jamur adalah organisme yang termasuk ke dalam kingdom Fungi dan tidak mempunyai klorofil yang membuat warnanya jadi kurang menarik.
Jamur memiliki tubuh buah yang tampak di permukaan media tumbuh dari sekelompok fungi (Basidiomycota) yang berbentuk seperti payung: terdiri dari bagian yang tegak (batang) dan bagian yang mendatar atau membulat.
Secara teknis biologis, jamur dapat tumbuh di daerah berair atau lembap, kadang juga pada batang yang busuk. Ada beberapa jenis jamur, antara lain portobello, shiitake, jamur kancing, dan lain-lain.
Namun di antara itu semua yang paling menarik adalah jamur arthrobotrys oligospora,
Arthrobotrys oligospora merupakan jamur yang biasanya memakan sisa-sisa organik seperti daun yang membusuk, tetapi mereka ternyata juga dapat berubah menjadi predator karnivora.
Dilansir dari National Geographic, sebuah penelitian menunjukkan bahwa jamur ini dapat mengubah dirinya menjadi predator karnivora dan menangkap cacing nematoda ketika kekurangan nutrisi.

Dalam kondisi kelaparan, jamur arthrobotrys oligospora mengubah dirinya menjadi predator karnivora dengan cara mengeluarkan feromon yang menarik perhatian cacing nematoda.
Kemudian, jamurnya akan menangkap cacing tersebut dengan menggunakan jaringan yang menyerupai jaring laba-laba. Setelah mangsa terperangkap, jamur arthrobotrys oligospora akan mengeluarkan enzim protease untuk mencerna cacing nematoda.














