MILIKI HARTA LEBIH DARI 859 TRILIUN RUPIAH, PRAJOGO PANGESTU ORANG TERKAYA DI INDONESIA

SIARINDOMEDIA.COM – Melansir Forbes Real Time Billionaires, orang Indonesia kembali mencatatkan diri sebagai salah satu orang terkaya di dunia setelah Prajogo Pangestu dilaporkan memiliki harta hingga Rp859,8 triliun.

Hal ini membuat Prajogo Pangestu menjadi orang terkaya ke-24 di dunia, ke-4 di Asia, dan ke-1 di Indonesia di awal 2024 ini.

Dengan harta US$55,4 miliar yang dimilikinya, Prajogo Pangestu dinobatkan menjadi orang yang lebih kaya dibanding konglomerat China, Colin Huang sekaligus mengalahkan bos Djarum bersaudara di Indonesia.

Meski masih ada Zhong Shanshan, Gautam Adani, dan Mukesh Ambani yang lebih kaya dibanding Prajogo Pangestu, tapi pertambahan pundi-pundi kekayaan konglomerat Indonesia ini disebut sangat pesat.

Karena di pertengahan Desember 2023 kemarin, kekayaan pria kelahiran 1943 di Kalimantan Barat ini masih berada di kisaran US$37,7 miliar atau setara dengan Rp585,1 triliun, yang menunjukkan dalam kurun waktu kurang dari sebulan harta Prajogo Pangestu melejit sekitar Rp274,7 triliun.

Sumber kekayaan Prajogo Pangestu

Menurut Detik, sumber kekayaan pria 79 tahun ini berasal dari 2 saham miliknya, yaitu saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Meroketnya harga saham Prajogo dalam waktu yang sangat singkat ini bahkan membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham dua emiten milik Prajogo Pangestu ini. BEI menilai CUAN dan BREN mengalami kenaikan harga kumulatif yang signifikan.

Lebih lanjut, Saham BREN terhitung naik hingga 435% sejak Oktober 2023. Artinya nilai saham yang awalnya bernilai  Rp975 per lembar, kini sudah meningkat menjadi kini Rp5.225 per lembar saham sejak pertama kali didaftarkan di BEI.

Meski naik tidak sebanyak BREN, tapi CUAN tetep mengalami kenaikan harga saham hingga 145% hanya dalam satu bulan saja. Masih di Bulan Oktober, saat itu CUAN masih berharga Rp2.850 per lembar saham. Namun saat ini harga per lembar sahamnya telah melambung menjadi Rp7.000 yang artinya emiten ini menguat sebesar 285,67% hanya dalam 3 bulan saja.

Tak hanya itu, putra pedagang karet yang pernah menjadi sopir angkot di tahun 1960 ini juga merambah ke emiten Barito Renewables Energy miliknya, melalui anak usaha Barito Wind Energy dan ACEN HK (anak usaha dari ACEN Renewables International). Pada tanggal 3 Januari kemarin, mereka baru saja menyelesaikan proses transaksi akuisisi aset-aset late-stage development pembangkit listrik tenaga angin di Sulawesi Selatan (Sidrap 2), Sukabumi dan Lombok.

Dimana ketiga aset milik Prajogo Pangestu ini memiliki potensi pembangkit listrik sebesar 320 MW. Hal ini sekaligus memperkuat potensi pembangkit listrik tenaga angin di Indonesia milik kedua perusahaan ini.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *