SIARINDOMEDIA.COM – Bisnis memang menjadi dunia yang menggiurkan bagi beberapa orang. Keuntungan yang didapat ketika sudah menguasai ilmu bisnis menjadi modal penting untuk memulai usaha. Baiknya jika jiwa pebisnis ditumbuhkan sejak cilik agar bisa menggali pengalaman yang lebih dalam.
Salah satunya Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad Malang atau lebih dikenal dengan Ponpes Gasek. Pondok ini memiliki SMP dan SMA yang diasuh oleh Agus Nurul Ilmi Badrud Dujjah. UPEniknya, SMP di Pondok ini sudah mengeksplorasi dunia kewirausahaan sejak kelas 7.
Dalam kegiatan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui kewirausahaan dilakukan dengan 5 tahap.
Pertama tahap pengenalan kewirausahaan dengan menunjukkan video atau permasalahan di dunia usaha. Kedua kontekstualisasi dengan mengenali target pasar dan potensi keuntungan.
Ketiga perencanaan dengan mengembangkan kreatifitas siswa. Keempat aksi dengan kegiatan wirausaha di lingkungan sekolah, terakhir refleksi yaitu story telling terkait pengalaman yang didapatkan selama kegiatan.

Salah satu siswa SMP kelas 7A merasa senang ketika ikut dalam kegiatan ini, Dia merasa hal ini menyenangkan dan dapat menginspirasi untuk membuka bisnis sendiri nanti. Karena dalam agenda ini selain belajar bisnis juga belajar bekerja sama seperti pembagian tugas belanja, memasak, dan packing.
“Kelompok saya membuat pudding sedot dan mie kriting. Untuk usaha ini kami tidak rugi tapi juga belum mendapat untung,” ujar Dea siswa SMP
Aghea Tahta selaku koordinator sekaligus guru IPA memberikan kesempatan pada siswa menjadi pribadi yang mandiri, kreatif dan inovatif sesuai dengan elemen P5. Dia juga memberi gambaran kepada siswa dalam menghadapi perkembangan dunia kerja di masa depan.
Kewirausahaan yang merupakan project P5 memberikan peluang bagi santri SMP Islam Sabilurrosyad tidak hanya fokus pada pembelajaran kognitif, tetapi juga perilaku sesuai jati diri bangsa Indonesia.













