IKAN PARI JAWA, HEWAN KELIMA YANG PUNAH DI TAHUN INI

SIARINDOMEDIA.COM – Melansir Radio Free Asia, ikan pari jawa telah resmi dinyatakan punah dan masuk dalam daftar Merah Spesies Terancam Punah yang dirilis oleh Badan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Punahnya ikan pari jawa ini disebabkan oleh penangkapan secara besar-besaran, ulah manusia yang memburu secara tidak diatur, hilangnya dan degradasi habitat pesisir akibat industrialisasi, dan perubahan iklim.

Ikan pari jawa kemudian bergabung dengan sejumlah hewan lainnya yang juga dinyatakan punah di tahun ini, seperti: Melomi Bramble Cay, lumba-lumba Sungai Yangtze, ibex Pyrenean, Burung pengicau Bachman, dan Big Darby Creek.

Berita tentang ikan dengan nama latin Java stingaree sudah dipublikasikan saat KTT iklim COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab, pada awal Desember 2023.

“Hilangnya salah satu kerabat ikan pari ini menandai kepunahan pertama spesies ikan laut akibat aktivitas manusia,” ungkap Craig Hilton-Taylor selaku kepala Unit Daftar Merah IUCN.

Sangat disayangkan karena jumlah spesies dalam Daftar Merah IUCN terus meningkat akibat ulah manusia dan perubahan iklim yang terus terjadi.

Dilaporkan ada 150.388 spesies dan naik menjadi 157.190 yang berada dalam daftar merah ini. Bahkan 44.016 spesies di antaranya dianggap berisiko punah.

Ikan pari jawa punah akibat ulah manusia
ULAH MANUSIA. Ikan pari jawa (Urolophus cruciatus) resmi dinyatakan punah akibat perburuan besar-besaran dan rusaknya habitat mereka yang diperparah perubahan iklim. Foto: observerid.com

Sementara itu, menurut SEA TODAY, ikan pari jawa pertama kali ditemukan pada 1862 oleh ahli zoologi Jerman Eduard von Martens saat membeli ikan tersebut di pasar ikan Jakarta.

Ikan ini adalah jenis pari yang hanya ditemukan di Pulau Jawa terutama di pesisir utara Laut Jawa, khususnya Jakarta.

“Pantai utara Jawa, khususnya Teluk Jakarta adalah kawasan industri yang padat. Jadi ada degradasi habitat yang luas secara terus-menerus. Dampaknya cukup parah dan sayangnya ikan pari jawa sampai punah,” pungkas Julia Constance selaku kandidat PhD dari CDU.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *