RATUSAN MAHASISWA UIN MALANG NIKMATI PENTAS DRAMA MASROHIYYAH 2023

SIARINDOMEDIA.COM – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) angkatan 2021 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar Pentas Drama Masrohiyyah 2023 di aula gedung Sport Center UIN Malang, Sabtu (23/12/2023).

Pagelaran yang mengangkat tema “Syajarah” dengan judul drama “Wardatuz Zuhur” yang bermakna “Bunga Mawar” ini dihadiri ratusan mahasiswa lintas Prodi dan angkatan. Panitia menyebut sekitar ada 400 penonton.

Qori Arizki, penulis naskah drama Wardatuz Zuhur memaparkan, Masrohiyyah merupakan sebuah mata kuliah Prodi PBA Semester 5 dimana setiap angkatan ditugaskan membuat sebuah pementasan drama dalam rangka syiar bahasa Arab di setiap akhir semester.

“Agenda Masrohiyyah ini bertujuan untuk menyalurkan kreatifitas mahasiswa PBA, baik berupa Film maupun Teater Panggung,” papar Qori pada Siarindo Media, Selasa (26/12/2023).

“Di sini Mahasiswa PBA dari Angkatan 2021 yang diberi nama Al-Eizzah memilih untuk mengadakannya berupa tater panggung,” tambahnya.

Sesuai dengan filosofi dari tema Masrohiyyah, teater drama ini menceritakan tentang sejarah, yakni sejarah Sayyidah Fatimah Azzahra yang ceritanya dikemas dengan menampilkan tokoh penting bernama Alina yang akan membawa penonton untuk lebih mengenal siapa sosok Fatimah Azzahra.

Dalam pentas spektakuler ini ada tiga tokoh yang disuguhkan oleh anggota Al-Eizzah. Pertama, Isma Fitriani berperan sebagai Aira (Ibu) yang memiliki karakter penyayang, peduli dan lemah lembut.

Kedua, Nawawi Ahmad bertindak sebagai Prof Ahmad (Ayah) yang memiliki watak Ambis dan keras kepala serta Waridatul Maulida memerankan Alina (Anak) yang memiliki sifat manja dan mudah terbawa arus.

Masrohiyyah angkat budaya
ANGKAT TEMA BUDAYA. Beberapa mahasiswa sedang berperan dalam pentas drama Masrohiyyah 2023 di aula gedung Sport Center UIN Malang, Selasa (26/12/2023). Foto: Ist

Di sisi lain, Director Masrohiyyah, Zalaludin Assabti mengungkapkan, bahwa persiapan kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak bulan Mei, karena terpotong waktu libur semester dan kegiatan-kegiatan PBA lainnya. Konsep kegiatan Masrohiyyah baru bisa selesai pada bulan September.

“Untuk persiapannya memang sudah sejak bulan Mei, namun kita baru bisa fokus menggarap Masrohiyyah ini menjelang akhir bulan September karena sempat terpotong libur semester,” terang Zalal.

“Kemudian ada kegiatan HMPS seperti GAZA dan Milad sehingga kita baru bisa mulai latihan pada bulan Oktobernya,” sambungnya lagi.

Dalam kesempatan ini hadir secara langsung jajaran dosen Prodi PBA. Dr. Mamluatul Hasanah, S.Ag., M.Pd., mewakili Kepala Prodi PBA mengucapkan apresiasi kepada para mahasiswa karena telah berhasil menghelat pentas yang cukup megah tersebut.

“Atas nama Prodi dan juga seluruh dosen, kami mengucapkan terimakasih kepada teman-teman PBA angkatan 2021 karena telah menyiapkan semuanya dengan baik,” ucap Mamlua dalam sambutannya.

“Kami selalu merasa terharu kalau sudah ada di momen ini, karena momen ini adalah momen yang mahal,” imbuhnya.

Penonton serius menikmati pentas Masrohiyyah
SERIUS MENIKMATI. Para dosen dan mahasiswa menikmati penampilan yang disuguhkan angkatan Al-Eizzah dalam agenda Pentas Drama Masrohiyyah 2023. Foto: Ist

Teater gagasan Al-Eizzah ini diawali dengan pengenalan tokoh utama drama yang dikemas dalam penampilan Grand Opening kemudian disambung dengan penampilan inti dan diakhiri dengan penampilan Group Band Theme Song Masrohiyyah.

Acara berlangsung meriah. Para peserta tampak menikmati suguhan cerita mulai awal hingga lampu panggung dipadamkan.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *