SIARINDOMEDIA.COM – Pemkot Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menggerakkan pondok pesantren di Kota Malang untuk peduli terhadap lingkungan hidup melalui program Eco Pesantren.
Dari sekitar 18 pondok pesantren (Ponpes) di Kota Malang, Bahrul Maghfiroh bersama 4 pesantren lainnya terpilih sebagai Ponpes peraih penghargaan Eco Pesantren Perintis 2023.
Penghargaan bergengsi pesantren tingkat daerah tersebut diberikan langsung oleh Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., dengan didampingi oleh Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso di halaman Balai Kota Malang, Senin (18/12/2023).
Dalam kesempatan ini, Wahyu menyampaikan, bahwa tujuan program Eco Pesantren sendiri tak lain adalah untuk melibatkan peran pesantren dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.
Pembangunan sektor lingkungan diselenggarakan untuk mewujudkan lingkungan yang baik dan sehat dengan melibatkan peran serta masyarakat secara konsisten dan berkesinambungan termasuk di lingkungan pondok pesantren melalui program Eco Pesantren ini,” ucap PJ Wali Kota Malang dalam sambutannya.
Di lain sisi, Ketua Yayasan Bahrul Maghfiroh, Syamsul Mahmud memaparkan, bahwa indikator penilaian predikat Eco Pesantren meliputi 9 komponen; yaitu energi, sirkulasi udara, sanitasi, lingkungan, tata kelola sampah dan penghijauan hingga kurikulum.
Syamsul menambahkan, bahwa penghargaan ini merupakan kali kedua Bahrul Maghfiroh mendapatkan dari Pemkot Malang.
“Bahrul Maghfiroh sebenarnya ini (penghargaan) kali kedua. Tahun lalu kita juga dapat sama, Eco Pesantren di Kota Malang,” terang Syamsul pada Siarindo Media saat dijumpai di kantor Yayasan Bahrul Maghfiroh, Rabu (20/12/2023).
“Dan tahun ini kita dapat lagi dengan empat pondok pesantren di Kota Malang,” imbuhnya.

Berkat penghargaan ini, Syamsul menargetkan Bahrul Maghfiroh akan menjadi sekolah Adiwiyata pada tahun 2024 agar dapat mewakili Kota Malang dalam event Eco Pesantren tingkat Jawa Timur.
“Untuk tahun ini partner dari UB membina sekolah-sekolah di sini untuk menjadi sekolah Adiwiyata,” ungkap Syamsul.
“DLH dengan tim swasta juga bertekad menjadikan Bahrul Maghfiroh ini di tahun 2024 masuk ke tingkat provinsi untuk mewakili Kota Malang di event Eco pesantren,” tutupnya.













