SIARINDOMEDIA.COM – Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang budidaya dan pembungaan tanaman Anggrek asal Kabupaten Tanggerang, Wilis Agro menilai bahwa event Batu Shining Orchids Week (BSOW) 2023 merupakan momentum yang baik untuk branding produknya.
“Fokus kita di sini tidak jualan tapi kita branding. Pingin mengenalkan masyarakat Jawa Timur khususnya di Malang,” ujar Issuryadi, Marketing Wilis Agro kepada Siarindo Media saat dijumpai di stand miliknya.
“Kita pingin tau gimana animo mereka terhadap produk kita yang mana selama ini disukai sama agen-agen kita di Jawa Timur,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Suryadi menambahkan, bahwa antusias masyarakat terkait event yang digagas Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Malang Raya tersebut cukup tinggi.
“Masyarakat di sini ternyata animo terhadap anggrek sangat tinggi. Baik anggrek bulan maupun jenis yang lain,” ucapnya.

Di lain sisi, perusahaan yang didirikan pada tahun 2012 tersebut sudah kali ketiga mengikuti event ini. Namun dua event pertama BSOW, Wilis Agro hanya menjadi peserta lomba dan BSOW tahun ini mendapat kesempatan menjajakkan produknya kepada pelanggan.
Sebagai tambahan informasi, perusahaan yang mempelopori industrialisasi florikultura di Indonesia tersebut sempat melakukan peremajaan atau modernisasi Green House untuk memastikan produk yang dihasilkan benar-benar produk unggulan terbaik.
Selain itu, dalam momentum ini, Suryadi tidak sendirian, dia ditemani dua tandemnya, Endrico sebagai IT perusahaan dan Aulia Ramadhani sebagai Relationship Officer.

Marketing Wilis Agro tersebut berharap melalui event ini, produk-produk yang dilahirkan dari rahim Green House Wilis Agro dapat dikenal secara luas oleh masyarakat Jawa Timur khususnya Kota Malang.
“Harapannya pasti, warga di sini di Jawa Timur (khususnya) Malang itu lebih mengenal kita,” kata Suryadi.
“Dengan interaksi ini mereka kan jadi tau kalau Wilis Agro itu bukan pertambangan, bukan toko, tapi kita kebun. Kita punya kebun sendiri,” tutupnya.














