STAIMA MALANG TERIMA KUNJUNGAN STUDI BANDING STIQ ISY KARIMA

SIARINDOMEDIA.COM – Dalam rangka memperkuat kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’had Aly Al-Hikam Malang menerima kunjungan studi banding dari Sekolah Tinggi Ilmu Qur’an (STIQ) Isy Karima Karanganyar, Jawa Tengah.

Giat studi banding ini digelar di Aula Pertemuan Lt. 2 Gedung baru, Rabu, (6/12/2023).

Dalam agenda ini hadir secara langsung Dr. M. Nurcholiq, M.Pd., Ketua STAIMA Al-Hikam Malang., Laily Abida, M.Psi. Psikolog., Waka I, Misbahul Munir, M.Pd.I., BAAK, Kaprodi PAI, Imam Athoir Rokhman, M.Pd.I. yang didampingi oleh sekretaris Prodi PAI Muhammad Syauqillah S.E., M.E. serta seluruh civitas akademika STAIMA Malang.

Agenda ini mengusung tema “Penguatan Kurikulum Pendidikan Agama Islam”.

Milla, pembawa acara memulai agenda ini dengan menayangkan video company profil STAIMA Malang, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan beberapa sambutan.

Ketua STAIMA Malang, Dr. Mochamad Nurcholiq M.Pd,  mengawali segmen sambutan dan mengucapkan sambutan hangat dari saudara STIQ Isy Karima.

“Selamat datang di kampus kami. Di tempat yang sederhana ini kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu yang hadir jika terdapat kekurangan,” kata Nurcholiq pada para hadirin.

Selepas itu, sambutan disambung oleh Ketua Prodi PAI STAIMA Malang. Imam Athoir Rokhman menyampaikan, bahwa MBKM yang diterapkan di prodi PAI sudah berjalan dengan baik sesuai konsepnya.

“MBKM yang kami terapkan di STAIMA sudah berjalan dengan yang kami harapkan, seluruh pejabat yang ada di lingkup akademik sudah menerapkan dengan baik,” ucapnya.

“Untuk target ke depan, kita akan berusaha dengan maksimal agar seluruh dosen STAIMA juga sukses dalam menerapkan MBKM seperti yang kami harapkan,” tambah pria asal kota Brebes tersebut.

Sharing keilmuan
SHARING KEILMUAN. Ketua STAIMA Malang, Dr. M. Nurcholiq (tengah) saat memimpin agenda studi banding. Foto: Ist/Aziz

Tidak hanya membahas mengenai kurikulum merdeka, studi banding kali ini juga melakukan pembahasan mengenai pengelolaan dalam ruang lingkup pesantren. Upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, proses pendidikan, sarana prasarana dan strategi mempertahankan kualitas serta reputasi lembaga.

Melalui agenda ini, STAIMA berkomitmen bersama untuk mendukung pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, dan membuka dua tangan bagi lembaga dari manapun untuk memilih STAIMA menjadi tempat pilihan studi banding.

Hal senada juga disebutkan oleh STIQ Isy Karima. Pihaknya berharap agenda ini dapat menimba ilmu sebanyak-banyak dari prodi PAI STAIMA Malang dan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Acara ditutup dengan sesi penyerahan cenderamata dari STAIMA dan buku biografi almagfurlah KH. Ahmad Hasyim Muzadi, selanjutnya sesi foto bersama dengan para tamu undangan.

Pemberian cenderamata
KOMITMEN BERSAMA. BAAK STAIMA Malang, Misbahul Munir, M.Pd. (kiri) bersama perwakilan STIQ ISY Karima, Drs. Murdianto, S. Kom, M.Pd. (kanan) saat sesi pemberian cenderamata. Foto: Ist/ Aziz

Laily Abida, putri kelima almagfurlah KH. Hasyim Muzadi menyampaikan, bahwa sang ayah merupakan sosok yang lengkap dalam dunia pendidikan.

“KH. Hasyim Muzadi memang sosok yang santun dan karismatik. Bukan hanya itu, dalam jalur pendidikan beliau juga pernah mengenyam di berbagai pondok besar, seperti Gontor dan An-Nur Bululawang,” ujar Wakil Ketua I STAIMA Malang saat ditemui selesai acara di ruang akademik.

“Kami sangat senang dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada saudara Isy Karima,” tutupnya.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *