SIARINDOMEDIA.COMĀ – Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Malang Raya kembali menggelar event Batu Shining Orchids Week (BSOW) 2023 di Balai Kota Among Tani, Sabtu (2-9/12/2023).
Agenda kolaborasi antara PAI Malang Raya bersama Pemkot Batu tersebut diikuti sebanyak 72 komunitas pecinta anggrek seluruh Indonesia. Selain peserta stand bursa, event ini juga diikuti 56 peserta lomba Orchids Competition.
Dedit Setia Sandi Ardi, Ketua Pelaksana BSOW 2023 mengatakan bahwa gelaran ini sudah memasuki jilid keenam.
“Ini kalo ndak salah keenam atau ndak ketujuh. Dari tahun 2017 sampai sekarang,” terang Dedit kepada Siarindo Media saat dijumpai di vanue, Rabu (6/12/2023).

Lebih lanjut, event ini merupakan salah satu rangkaian hari jadi Kota Batu ke-22.
Meski hampir satu dekade, agenda rutinan PAI Malang Raya ini selalu digelar di kantor pusat administrasi Pemkot Batu.
Di lain sisi Dedit memaparkan, bahwa tujuan diselenggarakannya giat ini adalah untuk mewadahi aktivitas perekonomian para petani anggrek di Indonesia.
“Tujuannya untuk merangsang petani anggrek agar bisa produktif. Kemudian mendatangkan pembeli agar ada perputaran ekonomi,” urainya.
Selain itu, tambah Dedit, agendi ini juga diisi seminar Internasional bertajuk “Shympony of Orchid” yang digelar pada hari pertama event ini.
Dalam segmen ini, PAI Malang Raya langsung mendatangkan pemateri asla Singapura, JB Tay bagian dari OSSEA Singapore, Biotechnologist, Plant tissue Culture Consultant dan perwakilan dari Indonesian Orchid Society, Novianto Soerjanto.
Lebih jauh lagi, Dedit berharap, melalui event ini nantinya lahir petani-petani baru di dunia tanaman anggrek.
“Harapannya tiap tahun ada pameran lagi dan harus lebih baik,” ujarnya.
“Kemudian untuk yang lain juga; menambah petani-petani muda baru di bidang anggrek dan juga mengangkat pamor anggrek lagi di level berikutnya,” pungkas pria asal Kota Batu tersebut.














