RATUSAN ANAK LINTAS AGAMA SEMARAKKAN PENTAS BUDAYA PERINGATAN HARI TOLERANSI INTERNASIONAL 2023

SIARINDOMEDIA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional 2023, ratusan anak lintas agama semarakkan pentas budaya lintas agama di Gedung Malang Creative Center (MCC), Sabtu (25/11/2023).

Agenda yang mengusung tema “Peace, Tolerance and Love Demi Masa Depan Anak Bangsa” ini merupakan kolaborasi antara Dekenat Keuskupan Malang Kota bersama Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang.

“Jadi agenda ini digagas oleh Demaku, Dekenat Kota Malang bekerja sama dengan FKAUB, FKUB itu untuk membuat sebuah gerakan baru untuk memeringati Hari Toleransi Internasional,” terang ketua pelaksana, Edwin Christian Bernardo kepada Siarindo Media saat dijumpai di sela-sela agenda.

Lebih lanjut, Edwin menambahkan, bahwa giat yang digelar di Gedung MCC ini merupakan puncak acara dari kegiatan Kunjungan Lintas Agama yang telah digulirkan sejak bulan Oktober lalu.

CETAK SEJARAH BARU. Ketua pelaksana event Pentas Budaya Hari Toleransi Internasional 2023, Edwin Christian Bernardo. Foto: Izzuddin

Selain itu, Pembina Serikat Kepausan Anak-anak dan Remaja Misioner (Sekami) Kota Batu tersebut mengurai, bahwa agenda yang melibatkan panganut 6 agama dan 1 kepercayaan kepada Tuhan YME ini termasuk agenda pertama yang digagas oleh Dekenat Keuskupan Malang Kota.

“Ini (pentas budaya) adalah baru pertama kalinya, kita memang bikin sebuah langkah baru untuk jangka panjang,” terang Edwin.

“Salah satu tujuan agenda ini untuk menghilangkan perselisihan antar agama. Supaya anak-anak ini juga ya seperti yang kita lihat kasus pembulian agama ini juga sangat marak sekali di beberapa wilayah,” imbuhnya.

“Maka dari itu, kita bikin acara seperti ini biar mereka mengenal (agama) satu sama lain,” sambungnya.

Di lain sisi, gelaran ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, Dra. Rinawati, MM. dan segenap tokoh lintas agama; mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu hingga Kepercayaan Kepada Tuhan YME.

Dalam sambuntannya, Rinawati menilai, bahwa kerukunan umat beragama di Kota Malang adalah yang terbaik.

“Kerukunan umat beragama di Kota Malang dianggap sebagai yang terbaik. Mengingat masyarakat yang beraneka ragam latar belakangnya, baik itu suku, baik itu bahasa, baik itu keragaman ras maupun agama, telah mampu terbukti dapat berjalan beriringan dan rukun di Kota Malang,” ucap Kepala Bakesbangpol Kota Malang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FKAUB Malang, Pendeta David Tobing, ST. S.Th, M.Pd. memeberikan apresiasi atas terselenggaranya agenda yang bersejarah ini.

“Saya sebagai Sekretaris Jenderal FKAUB Malang mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran panitia Hari Toleransi Internasional,” ujar Pendeta David.

“Demikian juga apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Dekenat dan Keuskupan Malang yang sudah melahirkan satu ide, satu gagasan yang luar biasa untuk mengadakan peringatan Hari Toleransi Internasional ini dengan melibatkan anak-anak usia dini. Ini satu sejarah luar biasa bagi Indonesia dan Kota Malang,” tambahnya.

Lebih jauh lagi, ada banyak penampilan yang sangat spektakuler dari anak-anak lintas agama dan kepercayaan kepada Tuhan YME, mulai dari Salawat Remas Sabilillah hingga Sendra Tari Lintas Iman.

Para anak-anak tersebut tampak menyatu dan rukun saat menampilkan pentas kolaborasi yang mereka suguhkan. Kedamaian dan kehangatan sangat terasa dalam ruangan terbesar di Gedung MCC tersebut.

SUASANA HANGAT. Beberapa orang tua tengah mengabadikan momen penampilan anaknya di event Pentas Budaya Hari Toleransi Internasional. Foto: Izzuddin

Melalui event ini Edwin berharap kegiatan ini tidak cukup berhenti sampai di sini dan masyarakat akan semakin dapat menerima keragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Tetapi saya harap seluruh lapisan masyarakat akan tahu bahwa bertoleransi atau saling menghargai itu sangat indah sekali,” tutup ketua pelaksana Pentas Budaya Hari Toleransi Internasional 2023 tersebut.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. acara sangat menarik.. kehadiran saudara kita muslim lbh dimaksimalkan.. sayang aku yg hadir banyak itu dr kalangan kita saja .. saran saya kedepan hrs menghadirkan acara lbh besar dg memaksimalkan kehadiran sekolah muslim yg moderat dan juga pondok pondok yg moderat maka ini akan lbh menari ke.. tp sakit acaranya..