JAGA KEBUGARAN PENGURUS, KONI KOTA MALANG BUAT PROGRAM SEMINGGU DUA KALI BEROLAHRAGA KE FITNESS CENTER

SIARINDOMEDIA.COM – Saat reporter Siarindo Media berkunjung ke Stadion Gajayana, Selasa (14/11/2023) pagi, tampak Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadisporapar) Kota Malang, Baihaqi Syamsuri sedang duduk di halaman kantor Disporapar Kota Malang sambil berdialog dengan petugas kebersihan stadion.

Tidak ada penampakan yang berbeda dengan pusat tempat olahraga di Kota Malang tersebut. Seperti hari-hari biasa, hanya ada aktivitas pegawai dinas yang berlalu lalang di sekitar stadion. Begitu juga dengan kantor Askot PSSI Malang, masih tutup dan tak terlihat ada pengurus yang mengisi kantor tersebut.

Namun di dalam lapangan utama, satu persatu atlet Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) Kota Malang terlihat mulai berkumpul di sudut utara lapangan. Memang para pengurus PAMI telah memutuskan bahwa Selasa pagi adalah jadwal rutin latihan para atletnya.

Selain PAMI, di lantai 2 Stadion Gajayana, tepatnya di ruangan Fitness Center, beberapa pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang dan pelatih fitness sedang terpantau sibuk menggunakan alat-alat berat yang ada di sana.

Pertama kali masuk, reporter Siarindo langsung berjumpa dengan Mas’ud Prawitdyandoko, salah satu BINPRES KONI yang mengelola fasilitas tersebut.

“Tempat ini sudah sepuluh tahun, Mas. Tempat ini gratis untuk para atlet binaan KONI Kota Malang,” kata Mas’ud.

Namun Mas’ud lupa tahun pembentukan pertama kali tempat yang memfasilitasi kebugaraan atlet tersebut.

“Waduh, saya lupa, Mas. Karena prosesnya (penambahan alat) kan tidak langsung banyak gini. Bertahap. Artinya, tambah lagi, tambah lagi sesuai kebutuhan atlet itu sendiri,” paparnya.

Mas'ud Prawitdyandoko
PANTAU PERKEMBANGAN ATLET. Mas’ud Prawitdyandoko, salah satu BINPRES KONI Kota Malang yang turut andil dalam mengelola fasilitas Fitness Center. Foto: Izzuddin

Di tengah-tengah wawancara, ruangan terdengar dipenuhi oleh suara musik dan alat fitness yang digunakan oleh para pelatih fitness.

Memang tidak banyak orang yang mengisi ruangan tersebut, hanya ada 7 orang saja. Salah satunya ada Hariyadi, Ketua PABSI Kota Malang.

Mas’ud mengatakan bahwa rata-rata atlet berlatih di Fitness Center saat mendekati Puslatkot saja.

“Biasanya yang full saat Puslatkot. Pada saat satu tahu sebelum tanding pasti full terus,” ungkap Mas’ud.

“Ini kan baru (selesai) Porprov, jadi masih belum banyak. Jadi kalau mendekati Porprov dan Puslatkot baru ramai lagi,” imbuhnya.

Bahkan, sambung pria yang akrab disapa Cak Ud tersebut, saking banyaknya atlet yang menggunakan fasilitas Fitness Center, Mas’ud perlu membuat jadwal terukur agar para atlet bisa bergantian memaksimalkan fasilitas tersebut.

“Bahkan hari Minggu pun kita tetap buka (fitness center),” katanya.

Rutin latihan
RUTIN SEMINGGU DUA KALI. Kota Malang, Mas’ud Prawitdyandoko (tengah) bersama pengurus KONI Kota Malang dan pelatih Fitness Profesional saat dijumpai di sela-sela latihan di Fitness Center KONI Kota Malang, Selasa (14/11/2023). Foto: Izzuddin

Meski demikian, KONI Kota Malang juga menentukan jadwal khusus para pengurus agar rutin berolahraga atau fitness di ruang tersebut. Tentu tak lain agar menjaga kebugaran tubuh pengurus itu sendiri.

“Sekarang pengurus setiap hari Selasa dan Jumat latihan mulai jam setengah 9 pagi sampai jam 10-an. Tidak lama karena kita harus ngantor,” ujar Cak Ud.

“Ndak wajib (untuk latihan) tapi dihimbau,” tambahnya.

Lebih jauh lagi, BINPRES KONI Kota Malang tersebut menuturkan, meski alat yang ada di Fitness Center sudah berjumlah 20-an lebih, namun pihaknya berharap ada tambahan alat mengingat kebutuhan para atlet yang berbeda-beda semakin tinggi.

Cek juga berita kami lainnya di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *