SIARINDOMEDIA.COMĀ – Ma’had Al-Hikmah Turen dipastikan menjadi juara pertama event mini soccer antar pondok pesantren se-Malang Raya yang bertajuk Liga Santri 2023 setelah menumbangkan Pesantren Bumi Damai Dampit dengan skor akhir 2-0.
Dalam perjalanan di babak penyisihan, Al-Hikmah berhasil menyapu bersih tiga pertandingan dengan total poin 9 dan keluar sebagai juara grup A.
Kemudian di babak perempat besar, anak asuh Achmad Agust Irawan Rudyanto tersebut mampu memulangkan Ar-Rifai 3 dengan skor tipis 0-1.
Dan di babak semi final, Al-Hikmah Turen mendapat perlawanan sengit dari Darun Najah hingga akhirnya Al-Hikmah keluar sebagai pemenang melalui sesi sudent date.

Farid Amriza Muflih, M.Pd., manajer tim Al-Hikmah mengatakan sejak awal pihaknya tidak menargetkan juara.
“Sebenarnya kita berangkat dari pesantren kami tidak ada target juara satu. Tetapi kami menyiapkan materi yang terbaik,” ucap Farid kepada reporter Siarindo Media selepas awarding Liga Santri 2023.
“Jadi santri yang punya bakat sepak bola terbaik kami rekrut kami ambil untuk kami ikutkan Liga Santri ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, guru Bahasa Arab MTs Negeri 2 Malang tersebut mengutarakan perasaan positifnya setelah anak asuhnya meraih juara satu.
Di sisi lain kapten tim Al-Hikmah, M. Pradipta Galih Pratama, mengatakan bahwa timnya kali pertama mendapatkan pengalaman yang memorable di event mini soccer se-Malang Raya.
Galih juga merasa bahagia atas raihan positif yang didapat di event ini.
“Alhamdulillah. Seneng, Mas,” ucap singkat pria yang juga menjadi top scorer di event ini.
Lebih jauh lagi, selain mendapat titel juara, Ma’had Al-Hikmah Turen juga mendapat predikat suporter terheboh.
Mereka mengerahkan para santri untuk mendukung teman-teman yang berlaga di event mini soccer antar pesantren se-Malang Raya tersebut.

Melalui event ini Farid berpesan agar santri-santri tetap rendah hati dan tidak mudah berpuas diri. Mengingat ini merupakan trophy pertama yang diraih oleh anak-anak Ma’had Al-Hikmah Turen di bidang sepak bola.
“Yang pertama santri harus bersyukur karena ini torehan luar biasa. Selain ngaji, mereka dididik untuk mempunyai skill yang luar biasa di bidang olahraga seperti ini,” ucap Farid.
“Kedua, jangan jumawa, jangan sombong. Ga pantas kita sombong. Karena semua skill yang kita miliki itu semata-mata dari Allah SWT,” tambahnya.
“Harus terus bersyukur, bersyukur, bersyukur. Berlatih, berlatih, berlatih agar ke depannya bisa lebih baik lagi,” pungkas manajer tim Al-Hikmah Turen tersebut.
Di lain sisi, di partai perebutan juara ketiga, Darun Najah keluar sebagai pemenang dengan keunggulan tipis atas Bahrul Maghfiroh A 1-0.













