SAMA-SAMA MAMALIA, SIMPANSE JUGA ALAMI MENOPAUSE

SIARINDOMEDIA.COM – Simpanse, seperti halnya hewan mamalia lainnya termasuk, ternyata juga dapat mengalami menopause.

Meskipun konsep menopause biasanya dihubungkan dengan wanita manusia, di mana pada saat tertentu, mereka berhenti memproduksi sel telur. Namun pada hewan mamalia umumnya istilah menopause digunakan untuk menggambarkan masa di mana hewan tersebut berhenti mengalami siklus reproduksi.

Hal ini juga terjadi pada hewan mamalia lainnya seperti gajah, paus, dan kuda laut. Jadi, dapat disimpulkan bahwa simpanse, sebagai hewan mamalia, juga dapat mengalami menopause seperti halnya hewan mamalia lainnya.

Meskipun hal ini tidak selalu terjadi pada setiap individu dalam kelompok simpanse, namun menopause dapat menjadi bagian dari siklus kehidupan dan kelangsungan hidup kelompok simpanse secara keseluruhan.

Dilansir dari National Geographic, para peneliti telah menduga bahwa kompetisi di antara betina muda dalam bereproduksi kemungkinan besar memicu simpanse yang telah memasuki masa menopause untuk memperoleh keunggulan dalam kelompok sosial mereka.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, diketahui bahwa simpanse betina yang telah mengalami menopause tetap berperan penting dalam kelompok sosial mereka.

Simpanse betina yang telah mengalami menopause membantu merawat dan melindungi bayi simpanse yang baru lahir, serta membantu mencari makanan dan melindungi kelompok dari predator.

Mirip ya dengan apa yang dilakukan nenek kita saat mengasuh dan menjaga cucu-cucunya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *