PERHATIAN TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN, SAM MUJIONO PERINGATI SUMPAH PEMUDA BERSAMA 125 GURU PAUD

SIARINDOMEDIA.COM – Calon anggota DPR RI HM Mujiono SIP MPd berkomitmen tinggi untuk memperjuangkan kualitas dunia pendidikan. Hal tersebut dia tunjukan dengan menyempatkan diri memperingati hari Sumpah Pemuda bersama 125 Guru PAUD.

Sam Mujiono, sapaan akrabnya, dalam momen istimewa tersebut menceritakan jika dirinya berpengalaman puluhan tahun menjadi guru. Dari mengajar anak-anak SD, hingga menjadi dosen pernah dia lakoni.

Menurutnya bangsa Indonesia ini akan besar jika menghargai jasa para pendidik. Dia meyakini tidak ada orang pintar jika tidak ada guru, termasuk juga tidak akan lahir orang-orang hebat jika tanpa peran guru.

“Jasa para guru wajib kita hargai, baik dari segi pekerjaan maupun kesejahteraan,” ungkap Sam Mujiono, Sabtu (28/10/2023) di Bumi Perkemahan Bedengan Dau Malang.

Politikus Partai PAN ini menyempatkan hadir di acara Outbond bersama 125 Guru PAUD se-Kecamatan Lowokwaru. Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, dia mengajak para pendidik yang hadir di acara tersebut untuk menyatukan tekad membangun dunia pendidikan yang lebih maju.

Menurutnya, bagaimana negara ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya bangsa jika kesejahteraan para pendidiknya masih minim. Maka Mujiono berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para pendidik, jika terpilih menjadi anggota DPR RI.

“Termasuk di dalamnya para Guru PAUD. Saat ini mereka gajian 2,3. Artinya tanggal dua mereka menerima bayaran, sayangnya tanggal tiga sudah habis gajian tersebut,” ucapnya.

Dia menilai, hal kesejahteraan ini yang harus mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat. Sam Mujiono berjanji, nantinya hal tersebut akan menjadi perhatian utamanya, yakni peningkatan kualitas pendidikan.

Mujiono komitmen perjuangkan dunia pendidikan
HORMATI GURU. HM Mujiono berkomitmen akan memperjuangkan peningkatan kualitas dunia pendidikan di Indonesia. Foto: Dedik Achmad

Calon anggota DPR RI ini lantas menguraikan, jika sebetulnya hal mengenai kesejahteraan pendidik ini telah diatur di Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) No. 20 tahun 2003. Dimana di dalamnya menyebutkan bahwa anggaran APBN maupun APBD sebesar 20% wajib disalurkan untuk dunia pendidikan.

Dia heran, padahal peraturan ini sudah bergulir sejak 2003, namun masih banyak Pemerintahan Daerah yang belum berani melaksanakannya.

“Sudah berapa tahun ini, tapi pelaksanaannya yang di bawah yang belum ada keberanian untuk mengimplementasikan,” tukas Sam Mujiono.

Nanti pelaksanaan aturan tersebut akan dia dorong maksimal. Pasalnya Sam Mujiono pernah mengenyam pahit getirnya berprofesi menjadi pendidik.

Author

  • Kuli tinta yang gemar rebahan sekaligus doyan makan. Namun terobsesi pengen jadi manusia yang manfaat dunia akherat.

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *