GELAR YUDISIUM, STAIMA AL-HIKAM MALANG LULUSKAN 284 SARJANA BERKARAKTER RAHMATAN LIL ALAMIN

SIARINDOMEDIA.COM – Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’had Aly Al-Hikam Malang sukses menggelar Yudisium Program Sarjana dan Magister Tahun 2023 dengan meluluskan sebanyak 284 mahasiswa yang merupakan rekor terbanyak STAIMA. Yudisium dilakukan di Gedung Induk Lt. 3, Kamis, (27/10/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut Dr. Mochamad Nurcholiq M.Pd selaku Ketua STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang, Laily Abida, M.Psi., Psikolog selaku Wakil Ketua I beserta jajaran pejabat struktural dan  Kaprodi berserta dosen Civitas Akademika STAIMA Al-Hikam Malang.

Laily Abida S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Wakil Ketua I menyampaikan selamat serta rasa syukur seluruh mahasiswa telah berhasil menuntaskan studinya.

“Memberikan selamat bagi seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studinya. Semoga ilmu yang telah di dapatkan bermanfaat,” ucap putri kelima almagfurlah KH. Ahmad Hasyim Muzadi.

Ketua STAIMA Al-Hikam, Dr. Mochammad Nurchloliq M.Pd. mengharapkan seluruh mahasiwa terus berjuang demi masa depan.

“Setelah mahasiswa berjuang dengan tugas akhirnya, alhamdulillah seluruh mahasiswa mampu sampai pada tahap ini semoga sukses selalu. Ini merupakan mahasiswa terbanyak yang akan di wisuda. Jadi kami ucapkan selamat,” kata pria kelahiran Blitar tersebut

“Jika punya keinginan luhur harus dibarengi dengan etos kerja yang baik. Mari tingkatkan etos kerja untuk mewujudkan Universitas Hasyim Muzadi,” tandasnya.

Yudisium STAIMA Al Hikam
WUJUDKAN KARAKTER RAHMATAN LIL ALAMIN. Ketua STAIMA Al-Hikam, Dr. Mochammad Nurchloliq M.Pd mengharapkan lulusan STAIMA memiliki etos kerja yang baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Foto: Ist

Dalam sempatan tersebut, Dr. Mufarrihul Hazin, S.Pd.I., M.Pd. merupakan motivator yang dipercaya untuk menggembleng mahasiswa. Dia menyampaikan bahwa nikmati prosesnya dan nikmati hasilnya.

“Proses itulah yang sangat berharga. Menghargai proses maka akan menikmati hasil,” ucap alumni STAIMA angakatan pertama tersebut

Dr. Mufarrihul Hazin juga memberikan pengarahan kepada mahasiswa untuk memberikan performa terbaik sebagai lulusan sarjana dan magister. Dalam diri seorang sarjana bukan hanya pandai mengembangkan ilmu, akan tetapi juga dapat memberikan manfaat dan pengabdian kepada masyarakat sekitar.

Selain itu, lanjutnya, sarjana juga harus memegang semangat yang harus ditanamkan dalam diri mereka seperti semangat keagamaan, semangat keilmuan, dan semangat kebangsaan.

Acara ini diharapkan mampu menjadi keberkahan dalam seluruh rangkaian pedidikan yang ada. Para calon lulusan dicanangkan untuk memberikan manfaat kepada dirinya sendiri dan masyarakat sekaligus menyebarkan keilmuan pesantren pada pentas Nasional.

“Semoga mejadi lulusan yang inklusif, cerdas, dan bermanfaat dunia-akhirat,” harapnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *