SIARINDOMEDIA.COMÂ – Kompetisi Mini Soccer antar pondok pesantren se-Malang Raya yang bertajuk Liga Santri 2023 tinggal menghitung hari. Sejauh ini sudah ada 15 tim perwakilan pondok pesantren se-Malang Raya yang dipastikan menjadi peserta dalam event ini.
Sebelum menuju kick off, para peserta diwajibkan mengikuti technical meeting (TM) guna memahami sistem pertandingan yang dijalankan dalam event mini soccer antar pesantren tersebut.
Untuk jadwal TM sendiri panitia pelaksana Liga Santri 2023 telah menetapkan hari Sabtu tanggal 28 Oktober sebagai waktu TM para peserta. Nantinya agenda TM akan dilaksanakan di Gedung PCNU Kota Malang mulai pukul 15:00 WIB hingga selesai.
Dalam agenda ini, setiap tim diwajibkan membawa persyaratan administrasi peserta berupa kartu tanda santri (KTA) dan surat rekomendasi dengan tanda tangan basah pengasuh pondok pesantren.
Selain membawa kelengkapan administrasi peserta, ofisial tim juga diwajibkan mengumpulkan nama-nama ofisial tim yang akan mendampingi saat pertandingan berlangsung, mulai dari manager, pelatih, asisten pelatih hingga tim kesehatan.
Di sisi lain, ke-15 tim yang dipastikan mendaftar antara lain; 4 tim dari Kota Malang meliputi PPPAI Darussalam Babatan, PP Salafiyah Syafi’iyah Nurul Huda Mergosono dan 2 tim dari Bahrul Maghfiroh.
10 tim dari Kabupaten Malang di antaranya; Alrifaie 2 Gondanglegi, Alrifaie 3 Gondanglegi, Pesantren Rakyat Al-Amin, PIQ Al-Ikhlas Donomulyo, PPAI Darun Najah Karangploso, Ma’had Dar Al-Hikmah Singosari, Pesantren Bumi Damai Miftahul Ulum Annur Dampit, Ma’had Alhikmah Turen dan PP Al-Khoirot Karangsuko serta satu perwakilan dari Batu, PP Al-Mukhlisin.
Lebih jauh lagi, event ini akan digelar pada tanggal 4-5 November 2023 di lapangan Cakrawala UM dengan memperebutkan piala bergilir Liga Santri












