SIARINDOMEDIA.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang genap berusia 62 tahun. Kampus yang berada di Jl. Gajayana No.50, Dinoyo ini mengisi rangkaian kegiatan dengan menggelar Expo Kemandirian Pesantren selama tiga hari, mulai tanggal 18-20 Oktober 2023 di Gedung Sport Center UIN Malang.
Dr. Muhammad Faisol Fatawi, M.Ag, Ketua Pelaksana Milad ke-62 UIN Malang menuturkan bahwa tujuan agenda ini tak lain agar dapat mengenalkan produk-produk khas yang dimiliki pondok pesantren di Malang Raya.
“Tujuannya adalah untuk expo produk-produk pesantren bahwa pesantren itu punya produk, punya kemandirian. Sehingga dari kemandirian itu secara ekonomi mereka bisa terjadi peningkatan,” terang Faisol kepada reporter Siarindo Media di tengah-tengah agenda, Rabu (18/10/2023).
Lebih lanjut, Dekan Fakultas Humaniora UIN Malang tersebut menilai, bahwa pesantren sudah waktunya memperkuat dirinya dengan membangun ekosistem ekonomi yang kuat dengan memproduksi produk-produk asli karya santri.
Di lain sisi, agenda yang diikuti 30 pesantren Se-Malang Raya ini merupakan kerjasama antara UIN Malang dengan Kementerian Agama RI dan Malang Raya.
Expo ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Malang yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor 2 Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si. CHRM., CRMP.
Selain itu, agenda pembukaan Expo Kemandirian Pesantren ini juga dihadiri oleh Kasi PD Pontren Kabupaten Malang, Dr. M. Arifin, M.Pd, Kasi PD Pontren Batu, Candra dan beberapa stakeholder lainnya.
Dalam kesempatan ini, 30 pesantren Se-Malang Raya menggelar produk-produk unggulannya masing-masing. Mulai dari makanan, aksesoris hingga karya tulis.

Ketua Pelaksana Milad ke-62 UIN Malang berharap, melalui expo ini produk yang lahir dari tangan para santri dapat menjadi spirit lahirnya lingkungan ekonomi bagi kemandirian pesantren.
“Semoga ini menjadi momen bagus untuk mengenalkan produk pesantren sekaligus menjadikan mereka eksis untuk membangun basis perekonomian mereka melalui produk-produk yang mereka buat,” tutup pria yang juga menjabat sekertaris PCNU Kota Malang tersebut.














