SIARINDOMEDIA.COM – Event Mini Soccer U-15 antar pondok pesantren yang bertajuk Liga Santri 2023 akan digelar beberapa Minggu lagi. Rohman Hadi, Exco Bidang Kompetisi PSSI Kota Malang berharap agar Liga Santri 2023 menjadi percontohan event sepak bola yang menjunjung sportivitas.
“Saya sangat setuju dengan adanya Liga Santri ini. Tapi yang harus diperhatikan adalah bahwa pemain yang bertanding harus benar-benar dari pondok yang bersangkutan,” kata Rohman saat ditemui di kediamannya, Bandulan Gg. 6-A Rt.03 Rw.03 No.798-D Gg.Bougenville.
Pada kesempatan ini, Exco Bidang Kompetisi tersebut tengah berdiskusi dengan Direktur Siarindo Media, Abdul Muntholib terkait perkembangan sepak bola di Kota Malang.
Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di rumah Rohman. Mulai dari prestasi atlet usia dini hingga pembinaan calon atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) IX mendatang yang rencananya diselenggarakan di Malang Raya.
Di sisi lain, Rohman berpesan, agar Event Liga Santri ini benar-benar diperhatikan dalam hal screening pemain. Agar tidak ada peserta atau tim yang dirugikan seperti halnya pada event sepak bola di tempat lain.
“Kalo bisa benar-benar diteliti masalah administrasi. Bila perlu ditanyai ‘bisa ngaji apa ndak’?” ujar Rohman sambil tertawa.
“Kan kasian kalo ada pemain katakanlah yang ngebon atau memanipulasi data. Jelas santri yang mainnya gratul-gratul pasti kalah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Liga Santri 2023 sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 3-5 November mendatang. Ada 16 tim perwakilan pondok pesantren Se-Malang Raya yang akan memeriahkan event ini.
Selain itu, pada babak penyisihan, setiap tim akan bertanding di lapangan Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) pada tanggal 3 dan 4. Sementara partai final akan dihelat di Lapangan luar komplek stadion Gajayana Malang.












