SELAIN YOGURT DAN YAKULT, KH MARZUQI MUSTAMAR JUGA HARAMKAN MASYARAKAT KONSUMSI ES KRIM

SIARINDOMEDIA.COM – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuqi Mustamar kembali menghimbau masyarakat, teutama kaum muslim, untuk lebih berhati-hati ketika memilih produk makanan atau minuman untuk dikonsumsi.

Sebelumnya KH Marzuqi Mustamar memicu pro kontra banyak orang karena melarang konsumsi yakult dan yogurt karena produk tersebut menggunakan pewarna yang mengandung karmin.

Karmin adalah sejenis hewan hama yang sering hinggap di tanaman kaktus. Para petani di daerah Eropa membudidayakan hewan tersebut untuk dijual sebagai campuran zat pewarna makanan.

KH Marzuqi Mustamar menjelaskan bahwa karmin haram dan najis untuk dikonsumsi karena hewan tersebut dipanen ketika sudah menjadi bangkai.

“Maka dari itu bahstul Masa’il NU Jawa Timur memutuskan karmin adalah haram hukumnya dan najis,” ujar KH Marzuqi Mustamar.

Karena itu, dia mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membeli atau mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung karmin, seperti yogurt dan yakult.

Tidak hanya itu, Kyai Marzuqi juga meminta masyarakat untuk tidak mengkonsumsi es krim. Menurutnya, es krim sama haramnya seperti yogurt dan yakut karena banyak produk es krim yang menggunakan pewarna makanan dari karmin.

NAJIS. Karena memiliki pigmen warna merah cerah, karmin, sejenis serangga, kerap digunakan sebagai pewarna untuk makanan. Foto: Ist
NAJIS & MENJIJIKKAN. Karena memiliki pigmen warna merah cerah, karmin, sejenis serangga, kerap digunakan sebagai pewarna untuk makanan. Foto: Ist

Namun, jika produk tersebut tidak mengandung karmin, maka halal untuk dikonsumsi.

“Jika tidak mengandung unsur pewarna karmin, maka halal hukumnya untuk dikonsumsi,”  kata Kyai Marzuqi .

Dia juga menegaskan bahwa yang diharamkan bukan jenis makanan atau minumannya, melainkan kandungan karmin yang ada di dalamnya.

“Jadi yang penting itu bukan jenis makanannya, apa yakult apa yogurt, sekali lagi kalau tidak ada unsur karmin-nya halal,” pungkasnya.

Diharapkan ke depannya masyarakat bisa lebih bijak lagi dalam memilih produk makanan atau minuman.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *