SIARINDOMEDIA.COM – Davin Ahmad Fahrezi, merupakan salah seorang Kader IPNU Kota Batu berprestasi. Dia terpilh mengikuti Program Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Keahlian Inkubator Siswa SMK/SMA Menuju MILEA Tahun 2023 pada Kompetensi Keahlian Teknik Pengelasan yang diadakan oleh UPT Pengembangan Teknis Dan Keterampilan Kejuruan Pemprov Jatim, 31 Juli – 11 Agustus 2023 di Kota Surabaya dan dia masuk 5 besar peserta berprestasi di program ini.
Dapin, sapaan akrabnya mengatakan bahwa pada awalnya tak menyangka jika terpilih untuk mengikuti program sertifikasi karena memang sebelumnya tidak ada pemberitahuan akan program ini kepadanya.
“Jadi sebelumnya saya nggak menyangka karena memang sebelumnya tidak ada pemberitahuan dan di waktu itu kok tiba-tiba melalui speaker sekolah saya dan 2 teman dipanggil untuk menemui guru. Lalu dibilangi bahwa ada 3 siswa yang punya nilai bagus di praktik akhir semester sehingga akan diikutkan untuk mengikuti program sertifikasi oleh Pemprov Jatim. Akhirnya saya bersedia ikut,” ucapnya saat ditemui reporter Siarindo Media, Rabu (30/8/2023).
Dalam pelaksaan program, Dapin digembleng selama 2 minggu tentang ilmu teknik pengelasan GMAW dengan posisi 1F 2F 3F sehingga sangat antusias untuk mempelajari hal baru.
“Di Surabaya saya belajar hal baru yang mungkin belum saya tekuni sebelumnya. Saya belajar teknik pengelasan GMAW dengan posisi 1F 2F 3F. Saya sangat bersemangat karena memang ini kesempatan yang langka serta pengalaman berharga bagi saya bisa bertemu juga dengan siswa dari berbagai sekolah yang ada di Jawa Timur,” ujarnya.
Siswa SMK PGRI 3 Malang ini memang dikenal ulet dan tanggung jawab ketika diberi tugas. Tak ayal dalam program ini Dapin tercatat sebagai peserta dengan nilai tinggi dan menduduki di 5 besar siswa berprestasi.

“Jadi ketika akhir sesi pelatihan itukan peserta diberitau perihal nilai akhir dari program ini. Alhamdulillah saya dapat nilai 96 serta masuk di 3 besar teratas di daftar nilai keseluruhan peserta. Ini menjadi kebanggan tersendiri dan semoga bisa menginspirasi khususnya Kader IPNU di Kota Batu,” imbuhnya.
Perlu diketahui bersama bahwa Proogram Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi merupakan bentuk ikhtiar dari Pemprov Jatim untuk menjadikan siswa kejuruan yang lebih berkualitas. Program ini sudah berlangsung hingga 4 angkatan dengan berbagai kompetensi keahlian yang berbeda-beda.














