SIARINDOMEDIA.COM – Pembawa acara memilki peranan penting berlangsungnya suatu acara. Seorang pembawa acara harus mampu membuat suasana acara agar terasa lebih menarik, sehingga audiens akan selalu antusias dan semangat dalam mengikuti acara. Hal ini yang menjadi dasar digelarnya One Day Training Master of Ceremony (MC) Nusantara yang berlangsung di ruang Abdoel Radjab, Jumat (25/8/2023).
Kegiatan ini merupakan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama).
P2MW MC Nusantara diketuaI Fistra Deka Elfira mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Prodi PPKn). Anggotanya, Paulina Ester Harjo mahasiwa Prodi Manajemen, dan Widia Ori Yanti mahasiswa Prodi Manajemen.
Pelatihan yang dibuka oleh Mentor P2MW MC Nusantara, Engelbertus Kukuh Widijatmoko, SH., M.Pd menyampaikan One Day Training merupakan salah rangkaian kegiatan yang lolos P2MW Unikama tahun 2023.
“Kemampuan menjadi MC sendiri didasari pada ketrampilan public speaking yang efektif,” ujar pria yang dijuluki Dosen Blankon tersebut.
Selain itu, lanjut Manager Citizen Podcast juga perlu menyiapkan keterampilan komunikasi yang tak kalah penting dalam persaingan abad 21.
Kegiatan yang diikuti 30 peserta dari berbagai kalangan mulai pelajar, mahasiswa, dan guru ini menghadirkan Trainer Romadhon, S.Pd., M.Pd. Terlibat juga media partner, Dosen Blankon Channel dan Siarindo Media.
Dalam paparannya, pria yang pernah menjabat Presiden Mahasiswa Unikama Tahun 2008 ini mengingatkan pentingnya public speaking sebelum mengikuti pelatihan MC ini. Dia menegaskan, kemampuan komunikasi akan mengantarkan pada 2 hal, pertama meninggikan rasa percaya diri, dan menguatkan relasai.
“Dalam public speaking, Anda dituntut untuk bisa berbicara secara efektif agar penyampaiannya jelas dan sesuai dengan tujuan pembicaraan”, ucap pria asal Sampang itu.
Melalui kemampuan public speaking yang baik, seseorang dapat dinilai lebih berkarakter di depan publik. Yang perlu diingat, lanjut trainer berkopyah merah itu adalah kunci dari kesuksesan public speaking sendiri
“Bukan hanya perkara berani tampil di depan umum saja, tetapi juga bagaimana kamu bisa menyampaikan ide dan pemikiranmu,” terangnya.

Sebelum peserta mempraktikan menjadi MC, Romadhon berbagi tips menjadi public speaking yang baik. Misalnya; kuasai materi dan tulis poin pentingnya, gunakan bahasa tubuh dan kontak mata, pahami audience dan lawan bicara, bicara secara perlahan dan jelas, gunakan intonasi yang menarik, hindari rasa pesimis, hindari filler word atau kata pengisi, dan yang terakhir adalah cobalah untuk berlatih di depan cermin.
“Itulah tips yang bisa coba setelah pelatihan ini, karena dengan banyak mencoba, kita akan memahami dimana kesalahan kita,” tutupnya.
Sementara, Fistra Ketua Tim saat di hubungi media ini menjelaskan pihaknya akan terus berinovasi mengembangkan pelatihan ini menjadi lebih baik, dengan menggandeng kecanggihan teknologi.
“Nantinya pelatihan ini akan berbasis online dan bisa diakses oleh banyak orang, dimana saja dan kapan saja, next ada pelatihan ke 2 sekaligus launching website MC Nusantara,” ungkap mahasiswa asal Jombang tersebut.














