SIARINDOMEDIA.COM – Dalam memperingati hari jadinya yang ke-41, TK Islam Sabilillah (TKIS) Malang mengusung spirit 3 Amazing; Amazing Knowledge, Amazing Safety dan Amazing Culture. Agenda HUT TKIS tersebut digelar di halaman sekolah pada Sabtu (26/8/2023).
Agenda yang dihadiri para guru, murid dan wali murid tersebut dimulai sejak pukul 07:00 dengan jalan sehat. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi pameran karya siswa yang langsung disaksikan oleh Pimpinan Sekolah Islam Sabilillah Malang (SISMA) dan TKIS Malang. Dalam sesi ini Ananda diberi kesempatan memaparkan tradisi dan ciri khas setiap suku atau daerah di Indonesia.
Meski usianya terbilang sangat dini, mereka tampak lancar saat memaparkan budaya daerah yang mereka bawakan. Selain itu, beberapa perwakilan siswa SMPIS dan SMAIS Sistem Pondok juga turut meramaikan agenda ini.
Kepala Sekolah TKIS, Kurnia Islamiyah, S.Pd. memaparkan, bahwa tujuan mengusung spirit tiga amazing adalah untuk membentuk karakter negarawan kepada para siswa.
“Pada kegiatan kali ini anak-anak menampilkan budaya sebagai calon pemimpin bangsa dan negarawan yang harus bangga pada budayanya,” papar Kurnia kepada reporter Siarindo Media seusai agenda.
“Kemudian amazing knowledge itu anak-anak dibekali ilmu pengetahuan dengan gerakan literasi, untuk PAUD adalah gerakan orang tua membacakan buku untuk anaknya,” sambungnya.
“Kemudian ketiga amazing safety, jadi sekolah (TK) Islam Sabilillah Malang ingin menghadirkan keamanan dan kenyamanan di lingkungan belajar dengan deklarasi Sekolah Ramah Anak,” tambahnya.

Lebih lanjut, TKIS Malang sendiri merupakan salah satu unit lembaga sekolah Islam tertua di bawah naungan Yayasan Sabilillah Malang. Pada tahun 1982, TKIS didirikan pada saat mantan menteri Agama Indonesia tahun 1947-1949 dan tahun 1953-1955 Almaghfullah K.H. Masykur menjadi Ketua Umum Yayasan Sabilillah Malang.
Di lain sisi, agenda ini dihadiri oleh Asisten Direktur 3 SISMA, Dr. H. M. Wartono, M.Pd., dan Pengawas TK Kec. Blimbing, Henny Soesiandari M.Pd.
Dalam sambutannya, Wartono menilai, program yang dicanangkan TKIS merupakan program yang sangat bagus untuk sinergitas antara sekolah, orang tua dan lembaga lainnya.
“Program-program pada umumnya tadi sudah saya yakin itu dilaksanakan. Tapi dengan dicantumkan dalam program itu akan memberikan penekanan-penekanan,” ucap Asisten Direktur 3 SISMA dalam sambutannya.
“Dan itu (akan melahirkan) kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua dan elemen-elemen lain yang mendukung. Insyallah pendidikan TK kita ini akan semakin maju, semakin maju. Kemudian disesuaikan dengan kemajuan-kemajuan mendatang. Entah itu kemajuan teknologi, industri, itu tentu kita akan sesuaikan di situ,” imbuhnya.
Sementara itu, di segmen lain, TKIS secara resmi mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak. Dalam kesempatan ini, Pengawas TK Kec. Blimbing, Henny Soesiandari M.Pd., mendampingi secara langsung Kepala Sekolah TKIS dalam pendeklarasian program unggulan di usia ke-41 tersebut.

Lebih jauh lagi, pada bagian akhir agenda ini diisi dengan penampilan para siswa dari masing-masing kelas dan pembagian doorprize serta pengumuman peserta lomba Agustusan yang dihelat oleh TKIS Malang.
Acara terlihat semarak ketika para orang tua menyaksikan putra-putrinya tampil di atas panggung dan beberapa di antaranya meraih hadiah dari sekolah.

Kurnia berharap, ke depannya TKIS Malang dapat menjadi sekolah yang ramah anak dan dapat menjadikan anak semakin cinta kepada budaya Indonesia.
“Diharapkan ke depan TK Islam Sabilillah semakin bagus dalam hal kompetensi anak, yaitu dalam knowledgenya, kemudian cinta anak pada budaya dan juga rasa aman dan nyaman ketika di sekolah,” pungkas Kepala Sekolah TK Islam Sabilillah tersebut.













