TIM QORYAH THOYYIBAH UIN MALANG CETUSKAN GERAKAN PESANTREN SEHAT DI PONPES ANNAHDLIYAH KARANGPLOSO

ZERO WASTE JUGA BAGIAN DARI GERAKAN PESANTREN SEHAT

SIARINDOMEDIA.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Malang melalui tim Qoryah Thoyyibah melaksanakan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Annahdliyah Karangploso Kabupaten Malang. Kegiatan ini sebagai upaya dalam mendorong Gerakan Pesantren Sehat Zero Waste bagi santri di Ponpes Annahdliyah Karangploso Kabupaten Malang.

Nihayatu Aslamatis Solekah, ketua tim Qoryah Thoyyibah ketika ditemui pada Jumat (25/8/2023) mengatakan bahwa kegiatan ini memang sebagai bentuk edukasi kepada para santri tentang Gerakan  Pesantren Sehat.

“Jadi di awal kami datang kemari tentunya berkomitmen untuk mengkampanyekan gerakan pesantren sehat zero waste dan kami mengedukasi para santri tentang pentingnya gerakan ini,” ucapnya.

Zero Waste
ZERO WASTE. Nihayatu (dua dari kiri) penyerahan dari Tim Qoryah Thoyyibah kepada Pengurus Yayasan Pondok Annahdliyah dan hasil karya santri dari sampah. Foto: Ist

Nihayatu juga menambahkan bahwa pentingnya kegiatan ini bagi santri sebagai upaya membentuk kesadaran menjaga lingkungan pesantren agar tetap bersih dan sehat.

“Kami memang di sini dalam rangka menumbuhkan kesadaran bagi santri utama dalam gerakan ini. Mereka kita dorong dari mulai yang terkecil seperti cara membuang sampah yang benar dengan bisa memilih agar nantinya tidak ada dampak buruk bagi lingkungan. Maka dari itu kita ajak mereka melalui metode yang asyik dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Sosialisasi pesantren sehat
DIKEMAS ASYIK. Kegiatan sosialisasi pesantren sehat bersama santri Ponpes Annahdliyah. Foto: Ist

Dosen Fakultas Ekonomi UIN Malang ini juga menjelaskan dalam kegiatan ini selain ada sosialisasi atau dialog juga ada ajakan menjadi kreatif bersama santri.

“Kita kan di sini selain menumbuhkan kesadaran bagi santri, mereka juga kita edukasi bahwa ternyata sampah ini bisa membuat ide kreatif bahkan bisa menghasilkan tambahan uang saku bagi mereka. Kita ajari mereka membuat kerajinan dari sampah dan alhamdulilah mereka antusias dengan terobosan baru ini,” imbuhnya.

Hasil karya santri dari daur ulang sampah
INDAH. Hasil karya santri Annahdliyah dari olahan sampah. Foto: Ist

Dalam kegiatan juga turut di dukung langsung oleh Gus Nahdlil Khoir, Ketua Yayasan Pondok Annahdliyah, sehingga adanya keberlangsungan untuk program kedepan.

“Kami merasa sangat bersyukur dan terimakasih bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pengurus yayasan sehingga kegiatan ini bisa maksimal diikuti oleh para santri. Dan kami terus berkomitmen untuk mengawal program ini bisa berlangsung di setiap tahunnya,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *