SIARINDOMEDIA.COM – Mendekati gelaran pekan olahraga provinsi (Porprov) VIII 2023, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang akan melakukan cek peak season kebugaran tubuh para atlet pada periode Agustus hingga September.
Program tersebut adalah bagian dari monitor berkelanjutan pengurus KONI Kota Malang kepada para atlet cabor yang akan berkompetisi di Porprov tahun ini.
“Bulan Agustus-September ini kita akan melihat peak seasonnya. Artinya kondisi puncak dari teman-teman atlet,” terang Yudo Nugroho, Sekretaris Umum KONI Kota Malang kepada reporter Siarindo Media.
“Di sisi itu, kita juga akan melihat kesiapan percabor di dalam sarana pra-sarana. Seperti ceking vanue-nya, ceking akomodasinya, transportasinya, makannya. Itu kita akan cek pada cabor-cabor,” imbuhnya.
“Jangan sampai nanti jadwal mainnya itu tanggal 9-16 Juli, ada yang pra mendahului, tapi sarananya tidak sempurna. Itu yang perlu kami cek juga,” sambung Yudo.
Lebih lanjut, sebelumnya KONI Kota Malang telah melakukan monitoring para atlet cabor atau calon peserta Porprov VIII secara berjenjang. Mulai dari Tes Seca tahap pertama yang dimulai pada bulan Mei dan dilanjutkan tahap dua pada bulan Juli.
Kemudian pendaftaran atau verifikasi data calon peserta Porprov VIII juga baru digelar pada akhir pekan kemarin, lebih tepatnya pada tanggal 3-4 Agustus 2023.
Selain itu, Yudo memaparkan, ada beberapa cabor yang memulai start lebih awal sebelum gelaran Porprov tahun ini dibuka diantaranya sepak bola putra-putri, futsal putra-putri, basket, pencak silat.
“Mereka (cabor-cabor) mendahului sebelum pembukaan Porprov. Karena mereka mengejar Pra-PON. Jadi kalau memang ada yang diunggulkan tentunya akan ditarik Jawa Timur untuk mengikuti sebagai atlet PON,” pungkasnya.













