SIARINDOMEDIA.COMĀ – Pagar Nusa (PN) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menyabet tiga perunggu di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) II 2023 di Jember.
Medali perunggu tersebut berhasil ditorehkan oleh empat anggota UKM PN UIN Malang di tiga kategori yang berbeda. Tasya Shofwa Mahira juara 3 di kelas B Putri, Zahirul Himam juara 3 di Kelas D Putra dan pasangan M Izzamudin haikal dan M Sulthon Mubarok juara 3 seni ganda putra.
Secara keseluruhan, PN UIN Malang mengirimkan sebanyak 8 mahasiswa untuk mengikuti event olahraga mahasiswa tingkat provinsi tersebut. Mereka berlaga pada 18-21 Juli di Universitas Muhammadiyah Jember.
Lebih lanjut, hasil akhir khusus cabor pencak silat, PN UIN Malang hanya mentok duduk di peringkat 18 dengan total 3 medali perunggu. Posisi pertama berhasil diisi oleh Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan total 8 medali; 3 emas, 2 perak dan 3 perunggu, kemudian disusul posisi kedua oleh Universitas Negeri Malang (UM) dengan keseluruhan 6 medali; 3 emas dan 3 perunggu, sementara Institut Teknologi dan Sains (ITS) Mandala Jember mengisi posisi ketiga dengan mengumpulkan 3 emas dan 1 perunggu, total 4 medali.
Di sisi lain, Fatkhullah ZubaidiĀ Muslih, pelatih PN UIN Malang merasa bangga atas capaian yang diraih para atletnya saat bertanding di Jember.
āAlhamdulillah pastinya bersyukur dan ikut bangga teman-teman UKM Pagar Nusa UIN Malang bisa meraih medali dalam event Pomprov Jawa Timur yang sangat bergengsi,ā kata Zubed kepada reporter Siarindo Media, Jumat (21/7).
Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Malang tersebut menambahkan, bahwa para anggota PN UIN Malang yang berangkat ke Jember melakukan persiapan selama 2 bulan.
Selain itu, dalam perjalanannya, para atlet juga diberangkatkan di beberapa event salah satunya event Untung Suropati Cup di Pasuruan dan Benteng Ulama Cup di Kediri. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemanasan sebelum menghadapi event Pomprov II di Jember tahun ini.
Di sisi lain, Zubed mengutarakan, bahwa treatment yang dierapkan kepada para atlet adalah mendisiplinkan diri ketika latihan.
āUntuk treatment pastinya dengan disiplin latihan. Karena prestasi tidak lahir begitu saja, tetapi membutuhkan usaha dan doa yang maksimal,ā terang alumni Mts. Mambaus Sholihin tersebut.
āHarapan ke depannya semoga teman-teman bisa lanjut ke jenjang yang lebih tinggi dan bisa membanggakan nama UIN Malang,ā imbuhnya.

Lebih lanjut, bagi Zubed, event Pomprov adalah momentum yang pas untuk unjuk diri agar dapat mewakili Jawa Timur di kompetisi yang lebih tinggi, yaitu Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas).
Begitu juga di jenjang selanjutnya, Zubed memaparkan, jika para atlet berhasil meraih hasil positif di Pomnas, maka mereka akan diberi kesempatan untuk mengikuti event tingkat internasional yang bertajuk Asian University Games yang rencananya bakal digelar tahun depan di Jawa Timur.
Lebih jauh lagi, mahasiswa PBA UIN Malang Angkatan 2019 tersebut berpesan agar para anggota PN UIN Malang dapat terus mau belajar.
āJangan pernah merasa bisa tapi teruslah mau belajar. Karena selama kita mau belajar atau latihan, tidak ada yang tidak mungkin,ā ucap Zubed.
āSemoga bisa membanggakan UIN Malang di kejuaraan-kejuaraan ke depan,ā pungkasnya.













