KEUTAMAAN MEMINUM SUSU PUTIH PADA MALAM 1 MUHARRAM

SIARINDOMEDIA.COM – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah telah ditetapkan dalam SKB 3 Menteri pada tanggal 19 Juli 2023. Ada banyak amalan yang bisa dilakukan oleh umat Muslim untuk memperingati tahun baru umat Islam tersebut, salah satunya dengan meminum air susu putih di malam 1 Muharram hingga sebelum Subuh.

Pada dasarnya, amalan ini adalah salah satu amalan istiqomah milik Abuya Sayyid Muhammad bin Alawy Al Maliki yang sudah dijalankan selama bertahun-tahun. Tradisi minum susu 1 Muharram ini hukumnya bersifat tafa’ulan. Tafa’ulan yakni melakukan sesuatu dengan harapan agar mirip dengan sesuatu itu.

Artinya, jika meminum susu putih pada saat tahun baru, maka harapannya satu tahun ke depan akan menjadi tahun yang cerah serta dijauhkan dari dosa.

Selain itu, Ulama yang wafat pada tahun 1425 H tersebut, selalu membagi-bagikan kepada para santrinya air susu putih yang beliau miliki.

Sementara yang dihukumi sunnah, adalah membaca doa sebelum meminum susu tersebut, yang tertuang dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi melalui Ibnu Abbas;

“Barangsiapa yang minum susu yang dikaruniai oleh Allah, hendaknya ia berdoa: allaahumma barik lana fihi wa zidna minhu, karena aku tidak tahu satupun yang bisa menggantikan makanan dan minuman melebihi susu.” (HR. Abu Daud 3245, Ibnu Majah 3321).

Sedangkan untuk doa minum susu adalah

اَلَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ

Artinya; “Allahumma Baarik Lanaa Fiihi Wa Zidna Minhu”

Yang memiliki arti; “Ya Allah, berikanlah kepada kami keberkahannya (susu), dan tambahkanlah kepada kami darinya.”

Selain meminum air susu putih, umat Muslim juga dianjurkan untuk membaca doa awal tahun dan akhir tahun sebagaimana bacaan di bawah ini;

Doa Akhir Tahun;

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

 

Doa Awal Tahun;

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

 

Artinya: “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun meminta pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *