SIARINDOMEDIA.COM – Universitas Negeri Malang (UM) mengukuhkan lima Guru Besar sekaligus. Yakni Prof Dr Hakkun Elmunsyah ST MT, Prof Dr Alif Mudiono MPd, Prof Dr Sc Anugrah Ricky Wijaya MSc, dan Prof Dr Siti Nurrochmah MKes serta Prof Dr Evi Susanti SSi MSi.
Prof Dr Hakkun Elmunsyah ST MT dalam orasi ilmiahnya yang menganalisa kualitas keberhasilan Learning Management System (LMS) diklat program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Terutama dalam keahlian Teknik Komputer Informatika (TKI) yang digunakan selama masa Pandemi 2021 lalu.
Sedangkan Prof Dr Alif Mudiono MPd, menemukan inovasi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis literasi dan karakter di Sekolah Dasar.
Menurutnya pembelajaran mata pelajaran ini mencakup empat ketrampilan penilaian. Diantara ketrampilan tersebut ialah menyimak, berbicara, membaca dan menulis.
Lain Prof Dr Sc Anugrah Ricky Wijaya MSc, yang meraih gelar Guru Besar di bidang Kimia Analitik Lingkungan FMIPA. Prof Anugrah menganalisa logam dan rasio isotop stabil pada media lingkungan dan kelautan.
Hasil penelitiannya yang mengulas pemilihan Single Collector yang tersimulasi rasio isotop untuk sidik jari Pb untuk mengetahui jejak polutan.
Guru Besar keempat yang dikukuhkan UM ialah Prof Dr Siti Nurrochmah Mkes yang merupakan Gubes bidang Ilmi Keolahragaan. Prof Siti mengemukakan tentang implementasi dan integrasi bidang kinesiologi dan ilmu gizi unt mendukung optimalisasi keberhasilan belajar motorik siswa. Dengan parameter keberhasilannya cukup pada tataran penguasaan teknik.
Sedangkan Gubes terakhir yang dalam waktu dekat dikukuhkan ialah Prof Dr Evi Susanti SSi MSi., yang menemukan metode pengolahan limbah cair batik dengan menggunakan teknik mikoremediasi. Lewat metode ini berpeluang mewujudkan konsep industri hijau dalam industri batik.
Prof Evi menggagas penggunaan kapang pelapuk kayu untuk pengolahan limbah cair batik yang menggunakan teknik mikoremediasi.













