TIM MMD UB BERI SKRINING DAN EDUKASI PENYAKIT KRONIS DI DESA NGLAMBANGAN DAN MOJORAYUNG MADIUN

SIARINDOMEDIA.COM – Tim Mahasiswa Membangun Desa Universitas Brawijaya (MMD UB) dan Tim Dosen Pengabdian masyarakat strategis UB melakukan kegiatan skrining dan edukasi penyakit kronis di Desa Nglambangan dan Mojorayung, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan Sabtu (8/7/2023) di kantor Desa Nglambangan, dihadiri 63 warga. Sementara pada hari Kamis (11/7/2023) di kantor Desa Mojorayung, tak kurang dari 40 warga yang hadir.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai disiplin keilmuan yang ada di UB, yaitu Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Jiwa, Ilmu Psikologi, Ilmu Administrasi, Ilmu Ekonomi Bisnis, Pertanian, Perikanan, Ilmu Komputer, dan Perhotelan.

Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Dr. Ns. Heri Kristianto, MKep.,Sp.Kep.MB mengatakan, kegiatan kolaborasi ini sebagai upaya UB mendukung kegiatan interprofesional education dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan lintas bidang keilmuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dijelaskan Heri, kegiatan skrining yang dilakukan meliputi pemeriksaan kapiler darah, komposisi tubuh, serta komplikasi kaki diabetes mellitus (DM) seperti ABI (Ankle Brachial index) dan Neuropati.

Sedangkan kegiatan edukasi meliputi edukasi penyakit DM, Manajemen Stress Penyakit Kronik, Self-Monitoring Blood Glucose (SMBG), Perilaku Gaya Hidup Sehat, TOGA, Asuransi Bank Sampah, dan topik lain yang relevan.

Rangkaian pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kondisi kenyamanan dan fungsi kaki pada pasien kronik, pengukuran tinggi badan dan tekanan darah, pengukuran komposisi tubuh, pengukuran glukosa, kolesterol, dan asam urat, pengukuran fungsi saraf kaki, pengukuran suhu kaki dan kelembapan kaki serta pemeriksaan ABI dan Nadi.

“Skrining dan edukasi ini untuk mengetahui jumlah warga yang terkena diabetes melitus yang selanjutnya akan diberikan edukasi dan pelatihan, serta rehabilitasi untuk mencapai kehidupan sehat,” papar dosen pada Departemen Keperawatan FIKES UB ini.

Heri yang juga merupakan pakar kaki diabetik bidang keilmuan keperawatan medikal bedah memberikan kesempatan kepada seluruh warga untuk konsultasi usai pemeriksaan.

“Antusias warga dalam mengikuti kegiatan ini sangat tinggi karena pemeriksaan gratis yang dapat membantu warga mengetahui kondisi kesehatan melalui beberapa rangkaian pemeriksaan yang telah dilakukan,” ujarnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan skrining kesehatan dan edukasi yang telah dilakukan oleh mahasiswa MMD UB dapat memberikan manfaat dan pengetahuan baru kepada masyarakat tentang pentingnya pemahaman mengenai diabetes melitus dan manajemen stress serta self monitoring of blood glucose (SMBG).

Edukasi kesehatan kepada masyarakat
SKRINING DAN EDUKASI KESEHATAN. Tim Mahasiswa Membangun Desa (MMD) UB memberikan edukasi kepada warga desa setempat mengenai penyakit kronis. Foto: Ist/Humas UB

Suyatmi, salah satu warga menyampaikan, kegiatan ini sangat menarik. Dia berharap dapat dilaksanakan secara rutin di desa Mojorayung karena dapat meningkatkan pengetahuan warga,”.

Sedangkan salah satu mahasiswa MMD sekaligus pemateri dalam edukasi diabetes melitus, menyampaikan tanggapannya atas kegiatan ini.

“Terima kasih untuk bapak ibu yang telah menyempatkan hadir dalam kegiatan edukasi ini. Semoga materi yang kita sampaikan dapat bermanfaat dan di realisasikan dalam kehidupan sehari-hari bapak ibu semuanya,” pungkasnya.

Author

  • Kuli tinta yang gemar rebahan sekaligus doyan makan. Namun terobsesi pengen jadi manusia yang manfaat dunia akherat.

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *