KETUA PERWATUSI KOTA MALANG BANGGA PRESTASI PARA PEGIATNYA DI AJANG FORNAS JABAR 2023

SIARINDOMEDIA.COM – Roesminingsih, peraih emas sekaligus ketua PERWATUSI Kota Malang merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh para pegiat dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Jabar 2023.

“Pertama, kami merasa senang karena bisa mengangkat (nama) KORMI dan mengharumkan Kota Malang khususnya dan Jatim pada umumnya” kata Roesminingsih.

Wanita yang akrab disapa Mimin tersebut memaparkan, selama latihan dia selalu mengajarkan kepada para pegiat agar menerapkan gerakan yang baik dan benar.

Selain itu, dalam persiapan menghadapi Fornas, dia juga harus menyinkronkan jadwal para pegiat untuk melakukan latihan, sebab para pegiat Kota Malang termasuk dari berbagai usia.

“Persiapannya ya jelas harus bisa mengatur waktu untuk latihan, karena sebagian masih bekerja yang pulangnya sore hari dan ada yang masih sekolah,” terang Mimin.

Dia berharap melalui giat olahraga PERWATUSI, masyarakat dapat termotivasi dan semangat untuk menjaga kesehatan tulang dan otot.

“Harapan kami ke depan jelas ingin mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan otot dan tulang serta jantung dan paru-paru melalui senam-senam yang sudah ada di PERWATUSI agar masyarakat bebas osteoporosis,” ujar Mimin.

“Pesan saya juga untuk para pegiat PERWATUSI cabang Malang, jangan bosan-bosan untuk berlatih dan mari kita kembangkan senam osteoporosis kepada masyarakat umum,” pungkas salah satu pegiat senior PERWATUSI Jatim tersebut.

Awarding Ketua PERWATUSI Kota Malang
BANGGA. Roesminingsih (tengah) saat awarding COOM PERWATUSI di ajang Fornas Jabar 2023. Foto: Ist

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada perlombaan di Jabar kemarin, PERWATUSI Kota Malang mewakilkan 9 pegiat untuk kontingen Jatim. Dari ke-9 pegiat tersebut, 6 di antaranya berhasil meraih medali emas dan perunggu.

Untuk medali emas berhasil diraih Roesminingsih di jenis olahraga (Jenor) Osteoporosis Lansia sementara medali perunggu diraih oleh 5 pegiat yaitu, Isnaeni, Deri Areski, Salma Qonita, Deva Nadia dan Adinda Nur di Jenor Osteodance beregu.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *