SIARINDOMEDIA.COM – Cabang Organisasi Olahraga Masyarakat (COOM) Persatuan Binaraga & Fisik Indonesia (Perbafi) Kota Malang berhasil menyumbang satu emas untuk Perbafi Jatim di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Jabar 2023.
Perbafi Kota Malang sendiri hanya mewakilkan dua pegiatnya di ajang dua tahunan ini. Dua pegiat tersebut adalah Mohammad Ikhsir yang bertanding di jenis nomor (Jenor) Jeans Model dan Fransisca Dina Mariana yang berlaga di Jenor Women fitness Model.
Anita Desi, Ketua Umum Perbafi Kota Malang mengungkapkan bahwa dua pegiat tersebut sebelumnya telah berhasil meraih emas di ajang Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) bulan Mei lalu.
Namun saat di Bandung, hanya Ikhsir yang mampu meraih emas di Jenor Kelas Jeans Model, sementara Fransisca hanya mentok bertengger di posisi kelima Jenor Women Fitness Model.
“Perasaan saya sebagai ketua Perbafi Kota Malang mengetahui atlet kami bisa menyumbangkan medali untuk Jatim sangat bangga,” kata Anita melalui sambungan WhatsApp, Senin (10/7/2023).
“Karena mengingat perjuangan mereka mulai Forda sampai ke Fornas, mereka berjuang dan mempersiapkan semuanya secara mandiri,” sambungnya.
Lebih lanjut, Ketua Perbafi Kota Malang tersebut memaparkan bahwa treatment atau persiapan para pegiatnya memang butuh proses yang cukup lama. Mulai dari diet hingga olahraga, semuanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Persiapannya dimulai dari Forda kemarin langsung lanjut Fornas. Jadi persiapannya minimal dua bulan atau tiga bulan sebelum event,” terang Anita.
“Mereka harus menjaga pola makan, mereka harus latihan angkat beban, harus latihan cardio dan yang terpenting mereka harus mengetahui atau memahami mereka harus turun di kelas yang mana agar mereka tidak salah kelas,” imbuhnya.

Di sisi lain, Anita berharap agar para pegiatnya bisa konsisten dengan apa yang sudah diraih di event olahraga masyarakat tingkat nasional tersebut.
Sebab setelah mengikuti ajang Fornas, Ikhsir akan menjadi salah satu perwakilan Indonesia untuk berkompetisi di jenjang Internasional tepatnya di Singapura pada bulan September mendatang.
“Jadi harapan saya ke depan ada perhatian dari KORMI Kota Malang atau KORMI Jatim memberi sedikit perhatian untuk atlet kami yang akan bertanding ke Singapura,” harap Anita.
Lebih jauh lagi, Anita berpesan kepada seluruh pegiat Perbafi Kota Malang agar semakin solid dan bersinergi dalam membangun lingkungan olahraga khususnya di bawah naungan KORMI Kota Malang agar terus bisa melahirkan bibit-bibit pegiat yang berkualitas di masa yang akan datang.













