SIARINDOMEDIA.COM – Tim Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di Asian Arabic Debating Championship (AADC) ke-2 yang baru saja usai. Di perhelatan yang diselenggarakan di Muscat, Oman, tersebut, UIN Malang meraih juara kedua.
Pada final yang berlangsung Kamis (2/2/2023), Tim UIN Malang bertemu dengan wakil dari negeri jiran, UISIM Malaysia.
Kendati belum berhasil menjadi yang terbaik, namun prestasi masuk ke final tetap patut disyukuri. Apalagi AADC merupakan salah satu kompetisi debat antar mahasiswa paling prestisius di Asia.
In second place was Team Maulana Malik Ibrahim University from Indonesia 🇮🇩 #QatarDebate #QD_AADC pic.twitter.com/R4fdiHJHXK
— مركز مناظرات قطر (@QatarDebate) February 3, 2023
Selain itu, dari empat mahasiswa UIN yang tampil, dua di antaranya sukses meraih penghargaan bergengsi, yakni Muhammad Husein Rifai sebagai Best Speaker 1 dan Ummi Hasanah di Best Speaker 3.
Congratulations to the top speaker in the 2nd Asian Arabic Debating Championship – AFL Category.
Muhammad Rifai from Maulana Malik Ibrahim University 🇮🇩 👏🏼#QatarDebate#QD_AADC pic.twitter.com/9i8xylxJ00
— مركز مناظرات قطر (@QatarDebate) February 3, 2023
Acara penutupan AADC ke-2 dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Oman yang kemudian mengundang para mahasiswa UIN ke Kemenpora negara tersebut. Kedutaan Besar RI di Muscat juga tak ketinggalan mengundang mereka karena telah mengharumkan nama bangsa.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, AADC ke-2 diselenggarakan oleh Qatar International Debate, anak perusahaan dari Qatar Foundation for Education Science and Community Development di University of Oman di Muscat.
Sesuai tujuannya, Asian Arabic Debating Championship diadakan untuk menyebarkan budaya dialog dan debat di kalangan pemuda.
Event ini juga mengembangkan pendidikan di tingkat lokal, regional dan internasional, serta membuka saluran komunikasi di antara mahasiswa-mahasiswa dari berbagai negara Asia melalui dialog dan debat tentang berbagai isu umum.












