LOMBA GERAK JALAN MI SE-KECAMATAN BANYAKAN MERIAHKAN HUT RI KE-80

SIARINDOMEDIA.COM – Sebanyak 29 regu putra dan putri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Banyakan mengikuti Lomba Gerak Jalan Baris Berbaris, Rabu (13/8/2025), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Para peserta yang terdiri dari barisan putra dan putri perwakilan seluruh Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Kecamatan Banyakan turut ambil bagian dalam ajang Lomba Gerak Jalan Baris Berbaris. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di tingkat kecamatan.

Para peserta hadir dengan penuh semangat, mengenakan seragam sekolah yang rapi dan dihiasi atribut bertema kemerdekaan. Mereka siap menunjukkan kekompakan, kedisiplinan, serta rasa cinta tanah air mereka di hadapan para juri dan masyarakat yang memadati rute lomba.

 

Rute Lomba dan Antusiasme Peserta

Sejak pagi, para peserta beserta guru pendamping memadati Lapangan Banyakan. Kegiatan dimulai tepat pukul 07.30 WIB, diawali dengan bunyi peluit tanda keberangkatan di Lapangan Banyakan. Satu per satu regu bergerak meninggalkan garis start dengan langkah tegap dan formasi barisan yang rapi, menunjukkan hasil latihan yang mereka jalani selama berminggu-minggu.

Rute lomba membentang melintasi jalan utama kecamatan, dengan garis finis di halaman MI Miftahul Afkar, Desa Selotopeng, Banyakan, Kabupaten Kediri. Sejak awal keberangkatan, semangat para peserta terlihat jelas dari wajah mereka yang penuh antusias.

LOMBA GERAK JALAN MI SE-KECAMATAN BANYAKAN
Para peserta lomba memadati lapangan sebelum keberangkatan. (Sumber foto: Hilma Kamilia Aina)

 

Hasil Lomba dan Pesan Nasionalisme

Usai perlombaan, pemenang langsung diumumkan pada hari yang sama di lokasi finis. Untuk kategori regu putra, juara pertama diraih oleh MI Al Manar Banyakan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dengan tertib dan lancar, serta diikuti dengan partisipasi aktif seluruh peserta dan dukungan masyarakat setempat.

Salah satu guru pendamping dari MI PSM Sendang, bu Khusnul, mengatakan bahwa persiapan dilakukan dengan cukup matang. “Siswa kami berlatih selama satu bulan. Meskipun tidak meraih kemenangan, lomba ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme,” ujarnya.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *