SIARINDOMEDIA.COM ā Klub promosi Serie A, Como 1907, menjadi sorotan utama di bursa transfer musim panas ini. Dalam waktu singkat, klub milik Hartono bersaudara yakni pemilik Grup Djarum, menjadi tim paling aktif dan paling royal dalam mendatangkan pemain baru.
Perjalanan Como menuju Serie A terbilang luar biasa. Setelah promosi dari Serie C pada tahun 2021, mereka hanya butuh dua musim untuk menembus Serie B.
Musim 2023/24 menjadi tonggak sejarah baru bagi Como setelah sukses promosi ke Serie A. Mereka langsung mencuri perhatian dengan finis di peringkat ke-10 klasemen akhirāprestasi yang sangat mengesankan untuk tim debutan.
Kini, pada bursa transfer musim panas 2025, Como kembali membuat gebrakan.
Hanya dalam 11 hari setelah jendela transfer dibuka, mereka telah menggelontorkan dana fantastis sebesar 112 juta euro atau lebih dari Rp2 triliun.
Jumlah ini bahkan melebihi anggaran awal yang ditetapkan sebesar 100 juta euro. Ini menunjukkan ambisi besar klub dalam membangun tim yang kompetitif.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, dana tersebut digunakan untuk merekrut delapan pemain muda bertalenta dari klub-klub ternama Eropa.
Berikut adalah daftar rekrutan anyar Como:
– Jesus Rodriguez (Real Betis) ā Winger kiri berusia 19 tahun, dibeli seharga 28 juta euro.
– Martin Baturina (Dinamo Zagreb) ā Gelandang kreatif asal Kroasia, ditebus 25 juta euro.
– Nicolas Kuhn (Celtic) ā Winger kanan berusia 25 tahun, didatangkan dengan nilai 19 juta euro.
– Jayden Addai (AZ Alkmaar) ā Penyerang muda Belanda, dibeli seharga 14 juta euro.
– Maximo Perrone (Manchester City) ā Gelandang Argentina, dipermanenkan senilai 13 juta euro setelah masa pinjaman.
– Alex Valle (Barcelona) ā Bek kiri asal Spanyol, direkrut dengan harga 6 juta euro.
– Ignace Van der Brempt (RB Salzburg) ā Bek kanan asal Belgia, dibeli seharga 5 juta euro.
– Fellipe Jack (Palmeiras) ā Bek tengah muda berdarah Brasil-Italia, didatangkan dengan nilai 2 juta euro.

Presiden klub, Mirwan Suwarso, mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan pesat klub ini.
āSaat pertama kali kami masuk, bahkan membayangkan bisa promosi ke Serie A saja belum berani. Tapi sekarang, kami ingin terus melanjutkan mimpi ini,ā katanya.
Dengan dukungan Direktur Teknik Cesc Fabregas, Como kini menatap musim 2025/26 dengan optimisme tinggi.
Mengandalkan skuad muda, manajemen profesional, dan kekuatan finansial yang solid, Como diyakini akan menjadi kuda hitam baru di Serie A. Tak heran jika klub-klub raksasa seperti Juventus dan Inter Milan mulai waspada terhadap ancaman dari tim ini.













