SIARINDOMEDIA – Ribuan penonton memadati Stadion Gajayana Malang, 3 Juli 2025 pada sore hari ini untuk menyaksikan dua nomor perlombaan bergengsi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025: Lomba Lari 100 Meter Putra Gawang dan 100 Meter Putri Gawang.
Ajang ini digelar sebagai upaya menemukan bibit atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur sekaligus menjadi batu loncatan menuju pentas nasional maupun internasional.
Pada nomor Lari 100 Meter Putra Gawang, persaingan sangat ketat sejak peluit awal dibunyikan.
Brian Bagas Swara asal Kota Surabaya akhirnya keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 13,04 detik. Di posisi kedua, Dimas Pramudya dari Kota Kediri mencatat waktu 13,09 detik, hanya terpaut 0,05 detik dari pemenang. Juara ketiga diraih rekan setim Dimas, Anugrah Styawan P., yang menyelesaikan lintasan dalam waktu 13,12 detik.
Keberhasilan ketiga atlet muda ini menunjukkan kualitas pelatih dan fasilitas di wilayah masing‑masing yang semakin meningkat.
Sementara itu, pada nomor Lari 100 Meter Putri Gawang, Snandung Cinta Putri, atlet asal Kota Kediri, melesat tercepat dengan waktu 14,40 detik. Sayangnya, saat melintasi garis finis, Cinta mengalami cedera pada otot paha dan langsung mendapatkan perawatan tim medis di lokasi.
Meski demikian, semangat juangnya patut diacungi jempol karena mampu mempertahankan keunggulan hingga detik terakhir.

Di posisi runner-up, Mariyam Dewi Amalia dari Kota Mojokerto merebut medali perak dengan waktu 14,82 detik. Diikuti Jingga Eka Farera mewakili tuan rumah Kota Malang yang finis ketiga dalam 14,89 detik.
Keberhasilan Jingga menjadi satu‑satunya medali bagi Kota Malang pada nomor putri. Sementara dua tuan rumah lainnya, Kabupaten Malang dan Kota Batu, belum berhasil menyumbangkan medali.
Porprov 100 Meter Putra Gawang dan 100 Meter Putri Gawang usai
Penyelenggara Porprov IX Jawa Timur 2025 menyatakan bahwa perlombaan sore ini telah berjalan lancar. Ajang ini memberikan inspirasi bagi seluruh atlet daerah, serta berhasil menumbuhkan semangat persaingan sehat.
Mereka optimis para peserta akan terus mengasah kemampuan dan siap bersaing di level yang lebih tinggi, mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional.













