SIARINDOMEDIA.COM – Ribuan anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan guru di Stadion Gajayana berhasil mencuri perhatian dalam acara ‘Gebyar Kreativitas’ yang berlangsung meriah. Berbagai penampilan memukau, mulai dari tarian, nyanyian, hingga pertunjukan seni, menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas mereka.
Acara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini membangunkan semangat seni dan kebersamaan. Acara ini mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan masyarakat setempat, menjadikan Stadion Gajayana penuh dengan gelak tawa dan tepuk tangan sepanjang hari.
Tak hanya menampilkan berbagai kreasi seni, acara Gebyar Kreativitas juga dimeriahkan dengan berbagai lomba yang dirancang untuk menguji kreativitas dan keberanian anak-anak. Lomba senam, misalnya, menjadi salah satu ajang yang paling dinantikan, di mana anak-anak menunjukkan gerakan enerjik dan penuh keceriaan.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/09/19/abe-ritsuki-dan-kamari-bayi-bayi-lucu-yang-memikat-hati-netizen-di-tiktok/”]

Selain itu, ada juga lomba mewarnai, fashion show, serta lomba bercerita, yang semuanya diikuti dengan antusias oleh para peserta. Kegiatan ini tidak hanya mengasah bakat mereka, tetapi juga membangun rasa percaya diri sejak dini.
Para guru TK juga turut aktif mendampingi murid-murid mereka dalam kegiatan Gebyar Kreativitas Ini, hal tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan anak-anak selama acara berlangsung.
Demi menghindari kemacetan di sekitar Stadion Gajayana Malang, acara tersebut dijadwalkan selesai pada pukul 10.00 WIB. Namun warga juga diantisipasi akan terjadinya kepadatan lalu lintas yang cukup parah saat acara tersebut selesai digelar.
Para orang tua murid pun tidak lepas tangan begitu saja, mereka mendampingi dan tetap memperhatikan meskipun harus berjarak jauh di bawah tribun, acara yang di gelar cukup meriah ini juga menimbulkan banyak sekali hal-hal baru yang dirasakan oleh para pedagang dan orang tua wali murid yang datang.
“Awalnya saya pikir gabakalan ramai yang datang mba, walah ternyata seabrek-abrek yang datang, banyak juga yang datang dari TK lain padahal jauh nya itu lo,” ungkap wali murid salah satu peserta
Pak Pardi salah satu pedagang UMKM sekitar stadion, mengungkapkan bahwa para pedagang juga merasa sangat terbantu perekonomianya dengan adanya kegiatan seperti ini.
“Wo ya sueneng aku mbak, ini aja udah pasti balik modal juga, sering-sering aja pemerintah bikin acara gini mba, kan enak bisa bantu UMKM kecil kayak saya,” ungkapnya.
Gebyar Kreativitas ini menjadi bukti nyata bahwa seni dan kreativitas dapat tumbuh subur sejak usia dini, dengan dukungan dari berbagai pihak, baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat.














