SIARINDOMEDIA.COM – SMP Daruf Faqih Indonesia, Malang, menjadi saksi pelaksanaan penelitian inovatif yang dilakukan Dr. Mohammad Ahsanuddin, seorang ahli dalam bidang pendidikan Bahasa Arab beserta tim dari Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian ini bertajuk “Pengembangan Media Interaktif Bahasa Arab Berbasis Construct 2 Untuk Kelas 7 MTs/SMP.”
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif yang dapat memfasilitasi proses belajar mengajar Bahasa Arab di kelas 7 MTs/SMP.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Dr. Mohammad Ahsanuddin menggunakan software Construct 2, sebuah platform yang memungkinkan pembuatan game dan aplikasi interaktif tanpa perlu pemrograman yang rumit.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/08/29/pelatihan-pembuatan-media-interaktif-bagi-alumni-bahasa-arab-ppg-um/”]
Pelaksanaan penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai dari perencanaan, pengembangan, hingga uji coba produk di SMP Daruf Faqih Indonesia.
Penelitian ini juga melibatkan partisipasi aktif para siswa dan guru Bahasa Arab di sekolah tersebut, yang turut memberikan masukan dan umpan balik yang konstruktif selama proses pengembangan.

Tim yang diterjunkan ke lapangan adalah Dr. Mohammad Ahsanuddin, M.Pd, Muhammad Ahsan Thoriq, S.Pd.,M.Pd, Arya Wahyu Pratama, S.Pd, Rico Fenda, S.Pd, dan Farika Riskiyah. Mereka melakukan pebelitian mulai dari observasi, pengambilan data hingga evaluasi.
Kepala SMP Daruf Faqih Indonesia, Alifuddin Ihsan, M.Pd, menyampaikan dukungannya terhadap penelitian ini.
“Kami sangat mendukung inovasi dalam bidang pendidikan, terutama yang berfokus pada pengembangan media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam mempelajari Bahasa Arab. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pengajaran Bahasa Arab,” ucapnya.
Dr. Mohammad Ahsanuddin berharap media interaktif yang dikembangkan melalui penelitian ini dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi Bahasa Arab serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses belajar. Selain itu, dia juga berharap media ini dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai sekolah lain di Indonesia.

Penelitian ini diharapkan selesai pada akhir tahun ajaran ini. Hasilnya akan dipublikasikan dalam jurnal pendidikan untuk memberikan wawasan dan panduan bagi para pendidik yang ingin mengadopsi media interaktif dalam pembelajaran Bahasa Arab.
Dengan adanya inovasi seperti ini, diharapkan proses belajar Bahasa Arab di kalangan siswa MTs/SMP dapat menjadi lebih menarik dan efektif, serta mampu mendorong minat belajar yang lebih tinggi di kalangan siswa. (*)












