KKN 111 UINSA ADAKAN PROGRAM SEHAT BERSAMA REMAJA DI DESA GLAGAH PROBOLINGGO

PERNIKAHAN DINI MASIH TINGGI

Sementara itu, Kepala Desa Glagah, Abdurrahman dalam sambutannya mengaku, senang dengan program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN 111.

Dia berharap program ini dapat dikembangkan lebih lanjut kedepannya. Karena menurutnya, para remaja di Desa Glagah membutuhkan wadah untuk mengembangkan potensi-potensi yang bersifat positif seperti di bidang kesenian, keagamaan, dan pendidikan.

“Remaja disini cuma butuh tempat untuk mengembangkan potensi mereka, tapi di sini belum ada, Nduk,” kata Abdurahman.

Selain memberikan edukasi kesehatan reproduksi, diketahui kegiatan para mahasiswa kelompok 2 KKN 111 UINSA yang berlangsung pada Sabtu (13/7/2024) ini juga membagikan tablet penambah darah kepada remaja perempuan untuk mencegah anemia atau kekurangan zat besi yang dapat berpotensi menyebabkan stunting dan lemahnya kekebalan tubuh.

Karena di Desa Glagah angka pernikahan dini dan stunting masih terbilang cukup tinggi, kegiatan ini disambut baik oleh warga setempat.

Salah satunya Ida, seorang ibu rumah tangga. Dia mengaku bersyukur dapat edukasi dari para mahasiswa KKN melalui program ini.

“Anak muda di sini mikirnya ke nikah Dek, jarang mikir ke arah sekolah. Ada sih, tapi tidak banyak,” terangnya.

Selain itu, di sisi lain salah seorang remaja Desa Glagah bernama Rika, yang diwawancarai juga tidak menampik maraknya pernikahan dini diantara remaja Glagah.

“Anak-anak sini ya jarang mbak kalau sampai sekolah tinggi. Syukur bisa lulus SMP,” pungkas Rika. (*)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *