SIARINDOMEDIA.COM – Menjelang bergulirnya Olimpiade Paris 2024, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengomentari persiapan kontingen badminton Merah Putih usai memantau gelaran Indonesia Open 2024.
Situs resmi Kemenpora melaporkan, Dito menyaksikan langsung pertandingan babak delapan besar sektor tunggal putri, yakni Gregoria Mariska Tunjung saat melawan Wang Zhi Yi yang merupakan wakil negara China.
Gregoria harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah dua set sekaligus, melalui skor 8-21, 18-21. Satu-satunya wakil tuan rumah di nomor tunggal putri itu dibuat tak bisa berkutik dan gagal melaju ke babak semifinal.
“Hari ini saya menyaksikan pertandingan Gregoria melawan pebulutangkis nomer satu dunia, dan hasilnya kalah. Tapi hasil ini tidak apa-apa, saya hadir bagian untuk mendukung atlet kita yang sudah lolos Olimpiade Paris 2024,” kata Menpora Dito di Istora Senayan, Jakarta Jumat (7/6/2026) petang.
Para pebulutangkis gagal mendapatkan hasil maksimal dalam turnamen Indonesia Open 2024 edisi ke-42 ini. Dari 19 wakil yang diturunkan, hanya ada pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang berhasil menembus semifinal. Sementara sisanya telah tersingkir.
Sejumlah andalan seperti Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Rian Ardianto justru gugur di babak awal. Di sisi lain pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menjadi juara Olimpiade Tokyo 2020 lalu tumbang di 16 besar.
Kendati demikian, Dito tidak merasa khawatir dan berharap hasil di World Tour BWF S1000 ini tidak mempengaruhi persiapan para atlet ke Olimpiade Paris 2024.
“Saya tidak khawatir, saya rasa pasti sudah ada pertimbangan dari pelatih ataupun atlet sendiri. Saya yakin di Olimpiade kondisi para atlet akan prima. Nomor satu kita harus menjaga mental dan hati para atlet kita menuju Olimpiade. Semua sudah kita siapkan maksimal,” sambungnya.
Dia meminta agar pertandingan Indonesia Open 2024 menjadi bagian dari pemanasan atau strategi menuju Olimpiade yang akan digelar pada 26 juli hingga 11 Agustus 2024 mendatang. Dia terus mendukung atlet tanah air agar bisa meraih prestasi dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Dito memastikan persiapan kontingen Indonesia menuju pentas Olimpiade tidak ada masalah. Seluruh induk cabang olahraga tentu sudah menyiapkan kondisi terbaik para atletnya, termasuk untuk PBSI.
“Hasil ini yang jelas akan menjadi evaluasi bagi PBSI, kita juga akan memantau. Semoga nanti kondisi di Olimpiade prima,” tuturnya.
Perwakilan tunggal Sabar/Reza dijadwalkan memainkan laga semifinal nomor ganda putra dengan menghadapi pasangan Malaysia, Wei Chong Man/ Kai Wun Tee.













